TUMBANG TELAKEN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darlan Atjeh, melaksanakan reses perseorangan di Desa Tumbang Telaken dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari kelembagaan adat hingga pemberdayaan ekonomi warga.
Dalam dialog tersebut, Damang Adat yang baru terpilih mengusulkan dukungan fasilitas untuk kelembagaan adat. Selama ini, operasional lembaga adat masih dilakukan secara swadaya, padahal memiliki peran penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Meski kantor adat telah tersedia dan berada dekat dengan kantor lurah, pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan sarana dan prasarana, seperti komputer, printer, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Sementara itu, Ketua RT 01 Tumbang Telaken mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 lalu, terdapat empat rumah warga yang mengalami musibah kebakaran dengan penyebab yang belum diketahui. Ia juga mengusulkan pembangunan penerangan jalan umum (PJU) demi meningkatkan keamanan lingkungan.
Aspirasi pemberdayaan masyarakat disampaikan oleh Ibu Irum yang mengusulkan bantuan bibit ikan serta peralatan pembuatan kue seperti oven, kompor, dan mixer untuk mendukung kegiatan ekonomi ibu-ibu di desa.
Selain itu, perwakilan warga juga mengusulkan pembangunan pagar dan WC untuk TK Dharma Wanita guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan anak-anak, serta penambahan tenaga pengajar yang masih dinilai kurang.
Dukungan terhadap penguatan kelembagaan adat juga disampaikan oleh Pepeng yang berharap perlengkapan kantor damang dapat segera direalisasikan untuk menunjang kinerja lembaga adat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Faridawaty menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, baik melalui program pemerintah maupun bantuan langsung.
Bahkan, sebagai bentuk kepedulian pribadi, Faridawaty akan merealisasikan sejumlah bantuan pada Mei 2026, yang akan diserahkan kepada pihak terkait, termasuk damang adat, lurah, serta perwakilan masyarakat.
Adapun bantuan tersebut meliputi laptop dan printer untuk Kantor Damang Adat, printer dan dispenser untuk kantor kelurahan, serta oven, kompor, dan bibit ikan untuk kelompok ibu-ibu di Tumbang Telaken.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan mendukung aktivitas masyarakat, baik dalam pelayanan adat maupun pemberdayaan ekonomi warga,” ujarnya.(ko)

