MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Adipura merupakan anugerah bagi kabupaten atau kota terbersih di Indonesia yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penilaian mencakup berbagai indikator, salah satunya kualitas udara serta kebersihan dan kesehatan lingkungan secara umum.
Sejak awal masa kepemimpinannya, Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT, telah memasang target bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membawa pulang penghargaan Adipura ke Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Pesan itu disampaikan saat masih dijabat oleh Dwi Agus Setijowati.
Meski kepemimpinan berganti, ambisi meraih Adipura tak pernah luntur dan terus digenjot. Target Bupati tentu adalah Adipura sebagai target resmi pemerintah daerah.
Menurut Rudi, pihaknya bersama jajaran tengah menyusun strategi matang untuk mencapai target tersebut. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah merampungkan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah.
“Kami sedang membenahi sistem manajemen, sumber daya manusia, serta berbagai komponen pendukung lainnya. Semua itu terus diupayakan agar terwujud,” kata Rudi Candra Utama usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Barito Utara, Selasa (7/4).
Ditambahkannya, penghargaan kabupaten atau kota bersih merupakan impian bersama. Karena itu, dirinya menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta terhadap kebersihan lingkungan sebagai sebuah kewajiban kolektif.
“Selain membutuhkan payung hukum yang kuat, inti persoalan sebenarnya adalah bagaimana kesadaran kita dibangun. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga,” tagasnya lagi.
Rudi juga mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing. Tidak boleh ada istilah hanya mengangkut lalu dibuang. Semua harus terkelola dengan baik. Kota harus bersih. Itu yang diinginkan. (ren/ko)

