Pemkab Kotim Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa dan Kelurahan

oleh
oleh
Plt Kepala DKUPP Kotim Muslih, Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan bersama pengurus Koperasi Merah Putih usai menghadiri peresmian Gedung Koperasi Merah Putih di Desa Eka Bahurui, Sabtu (16/5).
Plt Kepala DKUPP Kotim Muslih, Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan bersama pengurus Koperasi Merah Putih usai menghadiri peresmian Gedung Koperasi Merah Putih di Desa Eka Bahurui, Sabtu (16/5).

SAMPIT, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tancap gas mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga pertengahan Mei 2026, dua unit koperasi dinyatakan rampung 100 persen dan siap dioperasikan setelah distribusi perlengkapan dari pemerintah pusat selesai dilakukan.

Dua koperasi tersebut berada di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kotim, Muslih mengatakan, percepatan pembangunan koperasi menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Saat ini di Kabupaten Kotim sudah ada dua KDKMP yang selesai 100 persen, yakni di Desa Eka Bahurui dan Kelurahan Baamang Barat,” ujar Muslih mewakili Bupati Kotim H Halikinnor, Sabtu (16/5).

Pernyataan itu disampaikan usai mengikuti peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara virtual yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Gedung Koperasi Merah Putih Desa Eka Bahurui.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, Ketua DPRD Kotim Rimbun, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain serta unsur Forkopimda dan pengurus koperasi.

Tak berhenti di dua lokasi itu, Pemkab Kotim kini mulai mempercepat pembangunan tahap kedua. Sedikitnya 12 koperasi lainnya telah memasuki tahap pembangunan, sementara desa dan kelurahan lain mulai menyiapkan lahan serta sarana pendukung.

Baca Juga:  Halikinnor Minta Koperasi Korpri Kotim Bangkit dan Garap Usaha Strategis ASN

Menurut Muslih, Pemkab Kotim juga menggandeng Kodim 1015/Sampit guna mempercepat realisasi pembangunan koperasi di seluruh wilayah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dandim 1015/Sampit untuk mendukung percepatan pembangunan. Tahap pertama sudah melampaui target dan sekarang masuk tahap kedua. Mudah-mudahan Agustus nanti target pembangunan bisa tercapai,” katanya.

Dari total 168 desa dan 17 kelurahan di Kotim, persoalan terbesar saat ini berada pada penyediaan lahan, terutama di kawasan perkotaan seperti Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang.

Karena itu, pemerintah daerah bersama TNI fokus mempercepat penyiapan lahan agar pembangunan koperasi di wilayah kelurahan tidak mengalami hambatan.

Meski bangunan telah selesai, operasional KDKMP di Desa Eka Bahurui dan Baamang Barat masih menunggu distribusi perlengkapan serta pasokan barang dari pemerintah pusat.

“Seluruh pengadaan ditangani pemerintah pusat, jadi kami masih menunggu suplai barang untuk operasional,” jelas Muslih.

Nantinya, setiap KDKMP akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari kebutuhan pokok masyarakat hingga kendaraan distribusi seperti truk, pickup dan roda tiga.

Keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

“KDKMP nantinya menjadi agen distribusi kebutuhan masyarakat, termasuk LPG. Harga di koperasi diharapkan sesuai harga distributor sehingga masyarakat bisa menjadi pengecer dengan harga yang tetap terkendali,” tandasnya. (bah/ko)