Stok Beras Bulog Muara Teweh Capai 400 Ton, Aman Penuhi Kebutuhan Empat Bulan

oleh
oleh
Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT beserta jajaran saat melakukan peninjauan Stok Beras di Gudang Bulog, Muara Teweh, Senin (22/6).
Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT beserta jajaran saat melakukan peninjauan Stok Beras di Gudang Bulog, Muara Teweh, Senin (22/6).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, melakukan pengecekan langsung stok beras di gudang Bulog Muara Teweh, Senin (22/6). Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di wilayah setempat menjelang berbagai kebutuhan masyarakat.

Bupati Shalahuddin didampingi sejumlah pejabat terkait meninjau langsung kondisi gudang penyimpanan dan memverifikasi jumlah stok beras yang tersedia. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa persediaan beras di gudang Bulog berada dalam kondisi cukup dan aman.

Bupati Shalahuddin menjelaskan bahwa saat ini stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Muara Teweh mencapai 400 ton. Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi mengingat kebutuhan beras masyarakat Barito Utara hanya sekitar 100 ton per bulan.

“Stok kita masih 400 ton, dan stok tersebut aman untuk 4 bulan ke depan dan suplai semua aman. Sebagian bahan seperti jagung juga membeli dari masyarakat lokal,”katanya saat itu.

Dengan perbandingan stok dan kebutuhan tersebut, kata dia, pasokan beras untuk masyarakat Barito Utara dapat bertahan hingga empat bulan mendatang. Kondisi ini memberikan jaminan bahwa tidak akan terjadi kelangkaan beras dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Pemkab Barito Utara Genjot Kapasitas Air Bersih, Proyek SPAM Jingah Ditarget Rampung Desember 2026

Bupati juga menyoroti kebijakan pemerintah daerah yang terus mengutamakan pembelian bahan pangan dari petani dan produsen lokal. Hal ini dilakukan untuk mendorong perekonomian masyarakat setempat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya daerah. “Sebagian bahan seperti jagung juga membeli dari masyarakat lokal,” tegas orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan tersebut.

Shalahuddin juga berharap sinergi antara pemerintah, Bulog, dan masyarakat terus terjaga agar distribusi dan ketersediaan pangan tetap stabil.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara pun mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan panic buying atau pembelian berlebihan. Dengan stok yang aman dan suplai yang terus berjalan, harga beras di pasaran diharapkan tetap terkendali. (ren/nue/ko)