Siswa Baru SMAN 1 Cempaga Hulu Dapat Pembekalan Bahaya Bullying, Judi Online hingga Narkoba Saat MPLS

oleh
oleh

SAMPIT, Kaltengonline.com – Sebanyak 120 siswa baru SMA Negeri 1 Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, mendapatkan pembekalan tentang berbagai persoalan yang mengancam generasi muda dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Materi yang disampaikan meliputi kenakalan remaja, bullying, layanan darurat Polri 110, penggunaan knalpot brong, judi online, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kapolsek Cempaga Hulu, Ipda Hendra Sopiyan D. Munthe, S.H., mengatakan kegiatan edukasi tersebut berlangsung di Aula SMAN 1 Cempaga Hulu pada Kamis (16/7/2026) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Pemateri berasal dari jajaran Polsek Cempaga Hulu, yakni Kanit Binmas Aiptu Budi Kristyana P., Bhabinkamtibmas Desa Keruing Aipda Marjuki, dan Brigpol Gst Renaldi Bagaswara.

Menurut Hendra, materi tersebut penting diberikan sejak awal kepada peserta didik baru agar mereka memahami berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kenakalan remaja merupakan perilaku yang melanggar aturan sekolah, norma agama, maupun hukum. Contohnya membolos, berkelahi, bullying, merokok, penyalahgunaan narkoba, hingga penyalahgunaan media sosial seperti judi online yang saat ini marak terjadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kenakalan remaja dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pergaulan yang kurang baik, minimnya pengawasan orang tua, hingga lingkungan yang tidak mendukung perkembangan karakter anak.

Menurutnya, dampak dari perilaku tersebut sangat serius, seperti menurunnya prestasi belajar, merugikan diri sendiri dan orang lain, serta berpotensi mendapatkan sanksi dari sekolah maupun proses hukum.

Karena itu, Polsek Cempaga Hulu terus mengedepankan langkah pencegahan melalui kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah, termasuk memanfaatkan momentum MPLS sebagai sarana edukasi bagi para siswa baru.

“Kami juga mengajak para siswa untuk rajin beribadah, memilih teman yang baik, mematuhi tata tertib sekolah, menggunakan media sosial secara bijak, serta mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif,” tegas Hendra.

Ia menambahkan, Polsek Cempaga Hulu selalu siap mendukung kegiatan edukasi di sekolah apabila dibutuhkan. Menurutnya, pembinaan terhadap pelajar merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, dan aparat penegak hukum.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan secara rutin. Mencegah kenakalan remaja bukan hanya tugas sekolah atau kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.(ko)