PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – DPRD Kota Palangka Raya mendorong pemerintah kota memperkuat pembangunan fasilitas umum yang ramah bagi penyandang disabilitas. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat menikmati pelayanan publik secara aman, nyaman, dan mandiri.
Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya Hatir Sata Tarigan mengatakan, perhatian terhadap penyandang disabilitas tidak cukup hanya melalui bantuan sosial. Menurutnya, aksesibilitas pada berbagai fasilitas publik juga harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.
“Saudara-saudara kita penyandang disabilitas memang harus mendapat perhatian khusus. Baik fasilitas jalan maupun fasum lainnya harus kita berikan agar mereka bisa beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya, Rabu (22/7).
Hatir menjelaskan, sejumlah fasilitas yang perlu ditingkatkan antara lain jalur khusus bagi penyandang disabilitas, trotoar ramah kursi roda, guiding block untuk penyandang tunanetra, hingga akses menuju gedung pelayanan publik. Dengan fasilitas yang memadai, penyandang disabilitas diharapkan lebih mudah mengakses layanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, maupun ruang publik lainnya.
Menurutnya, pembangunan yang inklusif merupakan bentuk penghormatan terhadap hak-hak penyandang disabilitas sebagai warga negara. Karena itu, setiap kebijakan pembangunan harus memperhatikan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.
Sebagai bentuk komitmen, DPRD Kota Palangka Raya akan mengawal usulan penambahan fasilitas ramah disabilitas melalui pembahasan anggaran daerah. Harapannya, pemerintah dapat memasukkan kebutuhan tersebut dalam perencanaan pembangunan pada tahun-tahun mendatang.
“Nanti saat penyusunan anggaran akan kami sampaikan kepada pemerintah supaya fasum bagi penyandang disabilitas bisa lebih diperhatikan lagi,” tegas Hatir. (zia/ko)







