KUALA KURUN, Kaltengonline.com – Aset milik pemerintah seharusnya bukan sekadar menjadi daftar inventaris atau menghiasi laporan tahunan. Jika dikelola dengan baik, aset daerah justru bisa menjadi sumber manfaat bagi masyarakat sekaligus menambah nilai bagi daerah.
Hal itulah yang disoroti Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Binartha. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Gunung Mas agar lebih serius dan maksimal dalam mengelola seluruh aset daerah, termasuk yang berada di bawah penguasaan dinas maupun badan.
Menurut politikus Partai Golkar itu, aset milik pemerintah dapat dimanfaatkan oleh pihak ketiga, asalkan seluruh prosesnya mengikuti aturan yang berlaku dan dikoordinasikan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), khususnya bidang pengelolaan aset.
“Pengelolaan aset harus dilakukan secara optimal dan transparan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Binartha. Selasa (4/8).
Ia juga mengingatkan bahwa langkah pertama yang tak boleh diabaikan adalah memastikan seluruh data aset benar-benar valid. Meski Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah memiliki basis data aset, verifikasi menyeluruh tetap diperlukan agar data administrasi sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
“Pemanfaatan aset harus dilakukan setelah proses pendataan dan pertanggungjawaban selesai secara tuntas,” tegasnya.
Di sisi lain, upaya penataan aset mulai terlihat. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas, Aryantoni, telah melakukan penertiban aset yang berada di bawah instansinya. Proses tersebut bahkan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan eksekusi di lapangan.
Binartha menilai langkah tersebut menjadi sinyal positif bahwa pemerintah daerah mulai serius membenahi tata kelola aset. Menurutnya, pengelolaan aset yang tertib, transparan, dan akuntabel tidak hanya menjaga kekayaan daerah, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pada akhirnya, aset daerah harus memberi manfaat nyata, bukan sekadar tercatat di atas kertas. Karena itu, pengelolaannya harus terus ditingkatkan agar lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (nya/ans/ko)







