MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bergerak cepat merespons gangguan pasokan air bersih yang berdampak pada sejumlah warga. Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT secara resmi menginstruksikan tiga satuan kerja perangkat daerah untuk dikerahkan membantu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat dalam upaya percepatan distribusi air bersih.
Instruksi tersebut disampaikan pada rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat A Setda, Kantor Bupati Barito Utara, Selasa (18/8) dan ditujukan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ketiga unsur ini diminta untuk segera mengerahkan seluruh armada dan personel guna mendukung PDAM Barito Utara di lapangan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons atas aduan masyarakat mengenai gangguan pasokan air bersih yang terjadi beberapa hari terakhir. Pemkab Barito Utara menilai persoalan ini merupakan persoalan mendesak karena menyangkut hajat hidup orang banyak sehingga wajib ditangani dengan kecepatan dan ketepatan.
Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa seluruh elemen pemerintahan daerah harus memiliki kepekaan terhadap persoalan yang langsung berdampak pada keseharian warga. Ia meminta agar koordinasi lintas sektoral diperkuat dan distribusi air bersih bantuan diprioritaskan untuk wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.
“Saya menginstruksikan secara tegas kepada jajaran Damkar, BPBD, dan Satpol PP untuk segera mengerahkan armada dan turun ke lapangan membantu pendistribusian bersama PDAM. Jangan biarkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih terlalu lama. Kecepatan penanganan dan kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama kita dalam melayani warga saat ini,” tegas Bupati Shalahuddin.
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan A Md, turut memberikan perhatian serius terhadap teknis pelaksanaan di lapangan. Ia meminta agar jajaran terkait tidak hanya bergerak, tetapi juga memastikan pendistribusian berlangsung merata dan menjangkau seluruh permukiman yang terdampak gangguan pasokan.
“Sinergi antarperangkat daerah ini harus dieksekusi dengan terukur dan maksimal. Saya meminta agar seluruh armada tangki air dipastikan bergerak menyisir permukiman terdampak secara merata, agar kehadiran dan solusi dari pemerintah daerah benarbenar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ujar Wakil Bupati Felix.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah armada tangki air dari Damkar, BPBD, dan Satpol PP telah mulai bergerak menuju titik-titik lokasi yang terdampak. Mereka bekerja sama dengan PDAM Barito Utara untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga, terutama untuk keperluan memasak dan mandi. (ren/ans/ko)







