KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kuala Kapuas menjadi perhatian Pemkab Kapuas. Namun, kondisi tersebut dipastikan bukan karena stok bahan bakar minyak (BBM) menipis.
Sekda Kapuas Usis I Sangkai menegaskan, pemerintah daerah bersama Pertamina dan pihak terkait terus mencari solusi agar pelayanan BBM kepada masyarakat kembali lancar.
Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Evaluasi Kondisi Stok dan Kelancaran Jalur Distribusi BBM di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Kamis (20/8).
“Kita selalu berkolaborasi, bersatu dan bersama-sama untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Harapannya, antrean panjang pada SPBU dapat segera teratasi, baik di Kota Kuala Kapuas maupun di tempat-tempat lainnya,” ujar Usis.
Dalam rapat tersebut, perwakilan PT Pertamina memastikan stok BBM di Kabupaten Kapuas dalam kondisi cukup dan tersedia secara berkelanjutan. Artinya, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU tidak disebabkan keterbatasan stok.
Ada sejumlah faktor di lapangan yang turut memengaruhi kelancaran pelayanan, terutama BBM jenis Pertalite. Di antaranya pemadaman listrik yang dapat mengganggu operasional SPBU serta kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap mobilitas dan distribusi.
Pemkab Kapuas pun meminta koordinasi lintas sektor terus diperkuat. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Kita ingin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama mencari langkah terbaik agar persoalan antrean ini segera teratasi,” tegasnya.
Rapat tersebut dihadiri perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Apendi, sejumlah camat, serta perwakilan SPBU di Kota Kuala Kapuas dan sekitarnya. (art/ko)







