Satu Desa Satu Miliar Pacu Pembangunan, Ketua APDESI: Terima Kasih Bupati Kapuas dan DPRD

oleh
oleh
Ketua DPC APDESI Kapuas Pancar S Nyarang
Ketua DPC APDESI Kapuas Pancar S Nyarang

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pembangunan desa di Kabupaten Kapuas terus dipacu. Salah satunya melalui Program Satu Desa Satu Miliar yang dinilai memberikan manfaat besar dalam mempercepat pembangunan sekaligus mendorong kemajuan desa.

Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kapuas, Pancar S. Nyarang, menyambut positif program tersebut. Menurutnya, dukungan anggaran melalui Program Satu Desa Satu Miliar memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah desa untuk mempercepat pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Program Satu Desa Satu Miliar ini sangat membantu desa dalam mempercepat pembangunan dan kemajuan desa. Dengan adanya program tersebut, pembangunan infrastruktur antardesa juga semakin terpacu,” ujar Pancar.

Dia menilai, pembangunan infrastruktur yang semakin cepat akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat. Konektivitas antardesa menjadi lebih baik sehingga turut mendukung kelancaran mobilitas, pelayanan pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Pancar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Kapuas HM Wiyatno yang telah menggagas Program Satu Desa Satu Miliar. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap percepatan pembangunan yang dimulai dari desa.

“Terima kasih kepada Bupati Kapuas Bapak HM Wiyatno yang telah menggagas Program Satu Desa Satu Miliar. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Kapuas Bapak Dodo, Sekda Kapuas Bapak Usis I Sangkai,” ucap Pancar.

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua DPRD Kapuas Ardiansah, Wakil Ketua I Yohanes dan Wakil Ketua II Berinto serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Kapuas yang telah mendukung program tersebut.

Menurut Pancar, terlaksananya program tersebut tidak terlepas dari sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Dukungan pemerintah daerah bersama DPRD menjadi kekuatan penting dalam memastikan pembangunan desa dapat berjalan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pancar mengungkapkan, bupati menyampaikan pada tahun anggaran 2027 program tersebur akan semakin diperkuat. Terutama bagi desa-desa yang membutuhkan penanganan khusus dan selama ini belum maksimal tersentuh pembangunan melalui APBD.

Karena kondisi dan kebutuhan setiap desa tidak sama. Karena itu, besaran dukungan anggaran idealnya dapat disesuaikan dengan tingkat kebutuhan serta kondisi geografis masing-masing desa, termasuk desa-desa yang berada di wilayah pesisir maupun pedalaman.

“Bapak bupati mengungkapkan, untuk tahun anggaran 2027, desa-desa yang memang perlu penanganan khusus dan selama ini kurang maksimal tersentuh APBD bisa mendapatkan perhatian lebih. Kalau kebutuhan pembangunan di suatu desa memang besar, dukungannya bisa lebih dari Rp1 miliar, misalnya Rp2 miliar, Rp3 miliar atau bahkan lebih,” jelasnya.

Pancar menilai, kebijakan afirmatif tersebut penting agar pembangunan tidak hanya berjalan merata, tetapi juga mampu mengejar ketertinggalan di desa-desa yang memiliki tantangan geografis dan kebutuhan infrastruktur lebih besar.

“Yang paling penting adalah melihat kebutuhan dan skala prioritas masing-masing desa. Dengan begitu, program ini benar-benar menjadi instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya. (art/ko)