PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com — Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Lanud Iskandar memperkuat upaya pemadaman di Desa Sebuai Timur, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Rabu (23/9/2026). Sebanyak 15 personel dan dua kendaraan khusus pemadam kebakaran TNI AU dikerahkan untuk mencegah api meluas.
Komandan Lanud (Danlanud) Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto mengatakan, pengerahan personel dan armada tersebut merupakan bagian dari upaya Lanud Iskandar dalam mendukung penanganan karhutla di wilayah Kotawaringin Barat.
Pemadaman dilakukan oleh Satgas Karhutla Lanud Iskandar di wilayah Desa Sebuai Timur yang menjadi lokasi penanganan kebakaran. Tim membawa dua kendaraan khusus pemadam kebakaran milik TNI AU untuk mendukung operasi di lapangan.
Sebanyak 15 personel Lanud Iskandar terlibat dalam kegiatan pemadaman tersebut. Mereka bekerja bersama dengan dukungan armada pemadam untuk menangani titik kebakaran yang ditemukan di lokasi.
Operasi pemadaman berlangsung selama 4 jam 25 menit. Durasi tersebut mencakup proses penanganan kebakaran oleh personel Satgas Karhutla Lanud Iskandar di Desa Sebuai Timur.
Pengerahan kekuatan ini dilakukan untuk mengendalikan kebakaran dan mengantisipasi potensi meluasnya api ke area lain. Penanganan di lapangan menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.
Keterlibatan Lanud Iskandar juga menunjukkan dukungan unsur TNI Angkatan Udara terhadap upaya penanggulangan karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat. Personel dan peralatan dikerahkan sesuai kebutuhan penanganan di lokasi.
Dalam operasi tersebut, dua kendaraan khusus pemadam kebakaran TNI AU menjadi bagian dari kekuatan utama yang digunakan untuk mendukung proses pemadaman. Sementara itu, 15 personel Lanud Iskandar menjalankan tugas penanganan di lapangan.
Danlanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto menegaskan pentingnya dukungan seluruh unsur dalam menghadapi karhutla. Penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama dan pengerahan sumber daya untuk mencegah api berkembang lebih luas.
Pemadaman di Desa Sebuai Timur menjadi salah satu langkah Lanud Iskandar dalam mendukung penanganan karhutla di Kotawaringin Barat. Dengan kekuatan dua kendaraan khusus pemadam dan 15 personel, satgas melaksanakan penanganan selama 4 jam 25 menit. (ko)






