KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno turun langsung meninjau kondisi infrastruktur jalan sekaligus menemui masyarakat terdampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (3/10/2026).
Didampingi Sekda Kapuas Dr Usis I Sangkai dan sejumlah kepala PD, Wiyatno mengawali kunjungan dari Desa Katunjung. Peninjauan dilanjutkan ke Desa Tumbang Mangkutup dan berakhir di Desa Tumbang Muroi.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi akses jalan yang menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat. Kondisi di lapangan menjadi bahan evaluasi Pemkab Kapuas dalam menentukan kebutuhan penanganan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarwilayah.
“Kita ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Termasuk bagaimana kondisi jalan dan kebutuhan masyarakat. Ini menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan di wilayah,” kata Wiyatno.
Di Desa Tumbang Mangkutup, Wiyatno berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui kebutuhan masyarakat. Dalam kesempatan itu, bantuan pangan diserahkan kepada warga yang terdampak kekeringan dan karhutla.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak kekeringan dan karhutla. Mudah-mudahan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga,” ujarnya.
Wiyatno menegaskan, pemerintah daerah harus hadir langsung di tengah masyarakat. Peninjauan lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan persoalan yang dihadapi warga diketahui secara langsung oleh pemerintah.
“Apa yang kita lihat dan dengar langsung dari masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Kita ingin pembangunan dan pelayanan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Pemkab Kapuas selanjutnya akan menjadikan hasil peninjauan dan aspirasi masyarakat sebagai bahan dalam menentukan langkah penanganan, terutama terkait akses jalan dan kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak. (art/ko)






