Enam Drone Dikerahkan Sisir Titik Rawan Karhutla di Teweh Selatan

oleh
oleh
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Dapil IV sekaligus Sekretaris Komisi II, Ardianto (tiga dari kanan) memantau kondisi eks lokasi karhutla menggunakan drone bersama Tim Gabungan Pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Teweh Selatan, Kamis (29/10).
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Dapil IV sekaligus Sekretaris Komisi II, Ardianto (tiga dari kanan) memantau kondisi eks lokasi karhutla menggunakan drone bersama Tim Gabungan Pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Teweh Selatan, Kamis (29/10).

TEWEH SELATAN, Kaltengonline.com – Tim gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menggelar patroli intensif di sejumlah kawasan rawan bencana di wilayah Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kamis (29/10). Langkah antisipatif ini, merupakan wujud nyata sinergi lintas sektoral dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Kekuatan penuh dikerahkan dengan melibatkan unsur dari Polda Kalteng, Polres Barito Utara, Polsek Teweh Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), dan Dinas Kominfo. Turut bergabung dalam barisan ini adalah Masyarakat Peduli Api (MPA) Trahean serta dukungan pihak swasta dari PT BIMA.

Guna menyisir area yang sulit dijangkau melalui jalur darat, tim gabungan menerjunkan enam unit drone secara serentak. Pemantauan udara ini difokuskan pada enam titik rawan serta lokasi eks karhutla, yang sebarannya mencakup kawasan Desa Trahean, Bintang Ninggi 1, Bintang Ninggi 2, hingga Desa Trinsing.

Berdasarkan hasil visual udara, kondisi di lapangan dilaporkan aman dan terkendali. Seluruh titik api pada lahan bekas terbakar dipastikan telah padam total tanpa menyisakan bara yang berpotensi memicu hotspot baru.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang juga menjabat Sekretaris Komisi II, Ardianto, turun langsung ke lapangan mendampingi patroli tersebut. Ia sangat mengapresiasi, kesiapsiagaan seluruh personel dan menilai pemanfaatan teknologi drone sangat vital dalam menyajikan data faktual yang cepat serta akurat.

“Berdasarkan hasil pemantauan udara hari ini, alhamdulillah daerah bekas titik kebakaran dipastikan sudah aman dan padam total. Ini adalah bukti nyata kerja keras dan kolaborasi solid dari seluruh tim gabungan di lapangan,” puji Ardianto saat memantau langsung proses penyisiran.

Lebih lanjut, wakil rakyat ini menekankan pentingnya komitmen bersama untuk melindungi wilayah Barito Utara dari ancaman bencana kabut asap yang dapat melumpuhkan aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Kita sangat berharap tidak ada lagi kemunculan titik api baru, khususnya di wilayah Kecamatan Teweh Selatan ini. Mari kita jaga bersama lingkungan sekitar agar terbebas dari bahaya kabut asap,” imbaunya.

Melalui patroli udara rutin dan penguatan koordinasi lintas sektor, setiap potensi kemunculan titik api diharapkan dapat dideteksi dan dipadamkan sejak dini.

Seluruh elemen masyarakat dan perangkat desa juga diimbau untuk terus menjaga kesiapsiagaan, mengingat kondisi cuaca kemarau yang sewaktu-waktu dapat berubah ekstrem. (bn/ko)