KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pemkab Kapuas meningkatkan pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG) dalam pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan saat mengikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan PUG Tahun 2024 dan 2025 untuk penilaian Penghargaan Parahita Ekapraya (PPE) 2026, Jumat (30/10/2026).
Verifikasi yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI itu diikuti secara daring dari Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas. Bupati Kapuas HM Wiyatno hadir bersama Sekda Usis I. Sangkai, Kepala DP3APPKB dr. Tri Setya Utami, serta jajaran kepala perangkat daerah dan focal point PUG.
Wiyatno menegaskan, verifikasi tersebut bukan sekadar upaya mengejar penghargaan, tetapi menjadi tolok ukur untuk melihat capaian sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan PUG di Kabupaten Kapuas.
Menurut dia, kesetaraan gender harus terintegrasi dalam seluruh tahapan pembangunan, mulai dari kebijakan, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pemantauan program.
“PUG harus diwujudkan melalui kebijakan, perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan dan pemantauan yang memperhatikan kebutuhan serta memberikan manfaat yang adil bagi perempuan maupun laki-laki,” tegas Wiyatno.
Dia juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan sinergi lintas sektor, menyediakan data terpilah yang akurat, serta menindaklanjuti rekomendasi hasil evaluasi. Perspektif gender harus benar-benar diterapkan dalam program pembangunan, bukan sekadar memenuhi dokumen administrasi.
Sementara itu, Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA RI Siti Mardiah mengapresiasi Pemkab Kapuas yang berhasil melewati verifikasi administrasi hingga memasuki tahap verifikasi lapangan.
Tahapan tersebut bertujuan mendalami, mengonfirmasi, dan memvalidasi data pelaksanaan PUG secara objektif sebagai bagian dari dukungan terhadap prioritas nasional pembangunan sumber daya manusia dan kesetaraan gender.
Dalam kesempatan itu, Kepala DP3APPKB Kapuas dr. Tri Setya Utami memaparkan sejumlah capaian PUG. Di antaranya penguatan kelembagaan, penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS), pemanfaatan data terpilah gender, serta inovasi program responsif gender yang berdampak langsung bagi masyarakat. (art/ko)






