BUNTOK, Kaltengonline.com – Masyarakat Kabupaten Barito Selatan (Barsel) diminta tetap waspada terhadap gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama gejala sesak napas yang berpotensi memburuk jika tidak segera ditangani.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Barsel, dr. Dadang Baskoro Nugroho, mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh gejala gangguan pernapasan. Terlebih, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan riwayat penyakit pernapasan.
“Jangan menganggap remeh gejala gangguan pernapasan, khususnya sesak napas. Jika mengalami keluhan tersebut dan kondisinya semakin memburuk, segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan,” imbau Dadang, Minggu (1/11).
Ia juga menyarankan masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika udara dipenuhi kabut asap. Jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, warga dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel asap.
Meski kondisi kabut asap saat ini mulai berkurang, Dadang meminta masyarakat tidak lengah dalam menjaga kesehatan. Upaya pencegahan dan penanganan sejak dini penting dilakukan agar dampak paparan asap tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius. (ena/ko)






