Bupati: Pengelolaan Pelabuhan Pelangsian Harus Dimaksimalkan

oleh
oleh
TINJAU: Bupati Kotim, H Halikinnor melakukan peninjau di beberapa dermaga pelabuhan, Sabtu (2/4).

SAMPIT-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor melakukan peninjauan terhadap aktivitas bongkar muat di Dermaga Pelabuhan Pelangsian di pinggir Sungai Mentaya Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu (2/4). Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Asisten II bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan juga ikut mendampingi bupati.

“Saya bersama sejumlah OPD meninjau ke pelabuhan, salah satunya pelabuhan pelangsian, untuk memastikan aktivitas dipelabuhan ini sudah berjalan sesuai prosedur,” kata Halikin, Sabtu (2/4).

Bupati mengaku, pelabuhan di Desa Pelangsian dinilai mempunyai potensi besar dalam meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kotim. Untuk itu, dia berharap pelabuhan milik Pemkab Kotim ini pengoperasiannya bisa dimaksimalkan oleh pengelola.

Halikinnor menambahkan, kalau bertambahnya PAD tentu akan berpengaruh terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kotim ke depannya, sehingga pelaksanaan pembangunan di wilayah ini bisa lebih baik dan dipercepat.

“Saya berharap agar operasional pelabuhan ini dapat dioptimalkan,” imbuhnya. Optimalisasi pelabuhan pelangsian ini juga sejalan dengan misi Pemkab Kotim untuk mewujudkan tol sungai. Untuk ketahui, belum lama ini Bupati Kotim, bersama rombongan Kepala OPD, melaksanakan kunjungan ke DPR RI terkait usulan program yang disusun Pemkab Kotim. Salah satunya, terkait tol sungai.

Pemkab Kotim telah menggandeng pihak ketiga untuk mengeruk alur baru di Sungai Mentaya agar ke depannya alur tersebut dapat dilalui kapal dengan leluasa, 24 jam penuh setiap hari tanpa terpengaruh kondisi pasang-surut sungai.

Seperti diketahui, Dermaga Pelangsian yang terletak di pinggir Sungai Mentaya Desa Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Keta-pang dibangun mulai pada 2014 lalu dengan dibiayai pemerintah pusat melalui APBN. (sli/ans/ko)