Generasi Milenial Diminta Menyukseskan Pemilu

oleh
oleh
MENINJAU : Wakil Ketua III DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh saat meninjau pasokan sembako di pasar di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, beberapa waktu lalu.

“Keterwakilan generasi muda tentunya akan mengubah sistem, kebijakan dan program yang dituangkan melalui pemikiran-pemikiran bersifat kreatif, inovatif dan pro rakyat”

Faridawaty Darland Atjeh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh mengatakan, generasi muda memiliki peranan penting dalam perhelatan politik.

Maka dari itu, sangat diharapkan peran generasi muda untuk terlibat langsung dalam dunia perpolitikan, termasuk menyukseskan pemilihan umum (pemilu) tahun depan.

Farida menyebut, peran penting dalam keterlibatan tersebut yaitu generasi muda nantinya dapat memahami sekaligus berkontribusi melalui sumbangsih pemikiran untuk pembangunan Bumi Tambun Bungai agar semakin maju ke depan.

“Keterwakilan generasi muda tentunya akan mengubah sistem, kebijakan dan program yang dituangkan melalui pemikiranpemikiran bersifat kreatif, inovatif dan pro rakyat. Oleh karena itu, selain untuk memahami seperti apa dunia perpolitikan, saya berharap agar generasi muda bisa membawa perubahan agar Kalteng menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.

Farida mengungkapkan, banyak generasi muda yang apatis terhadap politik saat ini, tak hanya di Kalteng tapi juga di Indonesia.

Kepercayaan generasi muda juga berkurang kepada lembaga politik karena pudarnya nasionalisme dan profesionalisme yang ada pada tubuh birokrasi di Indonesia. Padahal kenyataannya, politik merupakan hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan bermasyarakat.

“Pemahaman akan pentingnya dunia politik juga sering disampaikan kepada para generasi muda, khususnya mahasiswa. Kami harap, melalui pemahaman tersebut dapat mengubah mindset generasi muda, karena Indonesia butuh pemuda yang mampu membuat perubahan di republik ini, dan tidak hanya mendambakan perubahan itu,” jelasnya.

Farida menilai, perhelatan politik pada tahun 2024 mendatang tentunya menjadi momentum yang harus dimaksimalkan, di mana generasi muda sudah seharusnya terlibat untuk memberikan sumbangsih pemikiran-pemikiran yang bersifat membangun.

“Posisi generasi muda saat ini menjadi bagian utama yang akan menentukan kondisi kehidupan berpolitik yang beradab di masa kini dan masa yang akan datang.

Artinya, generasi milenial adalah bagian dari penentu kemajuan dan keberhasilan demokrasi, baik ditingkat daerah maupun nasional. Jadi penting bagi generasi muda kita untuk terlibat dalam perpolitikan,” imbuhnya. (irj/ko)