Perlu Inovasi Dalam Pengembangan Sektor Pertanian

oleh
oleh
Jainudin Karim

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Gerindra, Jainudin Karim menyebutkan, bahwa pengembangan sektor pertanian diperlukan dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Oleh karena itu, pengembangan sektor pertanian itu perlu dimaksimalkan dengan inovasi.

Menurut dia, salah satu invoasi yang bisa dilakukan dalam pengembangan sektor pertanian yaitu dengan mengembangkan sistem hidroponik rakit apung. Hal ini bisa menjadi salah satu sarana dalam mendukung ketahanan pangan keluarga di tengah infl asi kebutuhan pokok di pasaran saat ini.

“Pengembangan pertanian perlu dilakukan. Dimana selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, hal tersebut juga sebagai antisipasi apabila terjadi infl asi kebutuhan pokok,” kata Jainudin Karim, Selasa (27/6) lalu.

Menurut dia, sistem hidroponik rakit apung juga bisa menjadi alternative. Selain untuk ketahanan pangan keluarga, juga bisa menjadi sarana penyaluran hobi serta meningkatkan minat dan kegemaran masyarakat dalam bercocok tanam.

Dia menerangkan, varietas tanaman atau sayuran yang bisa dikembangkan dalam sistem hidroponik rakit apung cukup beragam. Diantaranya, selada, sawi, pokcoy, seledri maupun varietas organik lainnya.

Meski diperlukan sejumlah modal dalam membangun sistem hidroponik tersebut, Jainudin menilai, sistem ini memiliki peluang bisnis yang cukup potensial.

Dengan begitu, masyarakat tidak hanya berhasil dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga, tetapi juga meningkatkan pendapatan keluarga.

“Sistem pertanian hidroponik ini jika diseriusi dan ditekuni, maka akan menjanjikan. Bayangkan saja, dalam skala kecil menengah ada sekitar 12 rak rakit apung dan satu kali panen bisa sampai 7.000 net pot sayuran. Harga untuk sayuran seperti pokcoy bisa sampai Rp15 ribu. Dengan harga itu, tentu akan sangat menguntungkan,” ungkapnya. (ko)