Masyarakat Diminta Turut Bantu Mengatasi Karhutla

oleh
oleh
KEBAKARAN LAHAN: Para petugas BPBD saat melakukan pemadaman lahan yang terbakar, juga terlihat Helikopter water bombing melakukan pengeboman air, Senin (21/8).

SAMPIT-Kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat mulai terjadi sporadis atau di banyak titik, yang meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang. Pemadaman tidak hanya dilakukan dari darat, tetapi juga menggunakan pengeboman air atau water bombing dari udara oleh helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Untuk Pemadaman di darat di lakukan oleh tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Manggala Agni, TNI, Polri, relawan dan lainnya.

“Saya minta masyarakat juga peduli membantu mengatasi kebakaran lahan saat ini, jangan sampai kebakaran lahan bertambah parah, karena jika terjadi kabut asap maka dampaknya akan mengganggu seluruh masyarakat baik dari sisi kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya,” kata Bupati Kabupaten Kotim H Halikinnor, Selasa (22/8).

Menurutnya penanganan kebakaran lahan harus dilakukan bersama-sama apalagi tanah di daerah ini sebagian besar tanah gambut, saat musim kemarau tanah tersebut akan kering dan mudah terbakar, dan kalau sudah terbakar akan sulit di padamkan karena api terus membakar hingga ke dalam tanah meski di permukaan terlihat sudah padam.

Baca Juga:  Gandeng Perusahaan di Tengah Efisiensi Anggaran, Sekolah di Kotim Diminta Manfaatkan CSR

“Kalau melakukan pemadaman dilahan gambut itu harus dilakukan berulang-ulang, hingga api di dalam tanah benar-benar padam, yang menjadi kendala saat ini adalah sumber air sehingga petugas sering kalu kesulitan untuk memadamkan api,” ujar Halikin.

“Saya juga meminta masyarakat kalau ada titik api mulai muncul, siapa yang berdekatan melihat, tolong padamkan secepatnya supaya jangan sampai meluas, atau melaporkan kepada petugas, Kalau dibiarkan nanti akibatnya parah. Kalau sudah semakin luas itu akan sulit mengendalikannya,” tambahnya. (ko)