Donasi literasi, lanjutnya, direncakan akan terus dilakukan setiap satu bulan sekali. Sasaran saat ini memang terfokus anak-anak dan pendidikan di Bumi Tambun Bungai ini.
“Apabila memungkinkan nanti kita bisa jangkau sampai luar pulau. Doakan saja semoga kegiatan ini tetap bisa berlanjut dan berjalan terus, untuk donasi litrasi batch III sudah kami rencanakan untuk dilaksankana bulan depan,” tegas dia.
Tanjung Pusaka, penemuan desa yang akhirnya menjadi sasaran donasi literasi ini berwal dari kegiatan yang sering dilakukan oleh Euroweek Indonesia. Berawal dari kegiatan sosial di desa itu dan bertemu dengan sekelompok orang yang peduli terhadap literasi hingga muncul kegiatan donasi literasi ini.
“Waktu itu ada yang mengatakan kepada saya bahwa jangan hanya jadi organisasi yang datang tapi tidak kembali lagi (ke desa ini, red),” kata Direktur Euroweek Indonesia, Fennisya Veronica.
Akhirnya, ia bersama Tim Euroweek Indonesia terus belanjut dan rutin ke desa ini dan janji dengan sekolah akan membantu memperbaiki perpustakaan sekolah. Pandemi Covid-19 menghambat kegiatan karena pengetatan akses untuk beraktivitas. Beruntung rencana itu terwujud bersama tim dengan kegiatan yang patuh protokol kesehatan (prokes).
“Kebetulan ada donasi literasi ini dan teman-teman solid, kemudian bisa kembali ke Tanjung Pusaka. Akhirnya tercapai cita-cita kami untuk kembali di sini, dan sudah pasti janji sudah ditepati,” pungkasnya. (Bersambung/ram)







