KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Tabligh akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten Kapuas, Minggu (19/4) malam, tak sekadar menjadi syiar keagamaan. Momentum ini dimanfaatkan Bupati Kapuas HM Wiyatno untuk mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
Kegiatan dalam rangka Hari Jadi Pemkab Kapuas ke-75 dan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 itu dipusatkan di halaman Masjid Agung Al Mukarram Amanah. Ribuan warga dari berbagai penjuru memadati lokasi sejak sore hari.
Dalam sambutannya, Wiyatno menegaskan bahwa Kapuas merupakan daerah heterogen. Karena itu, keharmonisan antarwarga harus terus dijaga.
“Alhamdulillah, masyarakat Kapuas sangat beragam. Suku dan agama lengkap, tetapi toleransi tetap terjaga dengan baik, adem, dan kondusif. Ini harus kita pertahankan,” ujar Wiyatno.
Ia berharap kehadiran penceramah nasional Ustadz Das’ad Latif mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat. Dengan begitu, kehidupan sosial semakin harmonis dan religius.
Selain itu, Wiyatno juga menyinggung pembangunan daerah yang terus berjalan. Kapuas sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Tengah terus menunjukkan peningkatan, diiringi penataan kota dan pembangunan infrastruktur hingga ke desa.
“Motto Kapuas Bersinar, berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius. Dengan dukungan masyarakat, Kapuas ke depan bisa lebih baik lagi,” tambahnya.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustadz Das’ad Latif mengajak jamaah memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan menanamkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Gaya penyampaian yang lugas dan diselingi humor membuat suasana semakin hidup.
Tablig akbar ini sekaligus mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan lantunan selawat yang menggema. (art/ko)







