Pemkab Lamandau Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan

oleh
oleh
Plh Sekda Lamandau, Joni Elen, memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Aula Kantor Bapperida Lamandau, belum lama ini.
Plh Sekda Lamandau, Joni Elen, memimpin rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Aula Kantor Bapperida Lamandau, belum lama ini.

NANGA BULIK, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 di Aula Kantor Bapperida Lamandau, Rabu (20/5).

Kegiatan tersebut dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau, Joni Elen, dan diikuti sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lamandau.

Dalam sambutannya, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, melalui Plh Sekda Joni Elen, menyampaikan rapat koordinasi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan, dalam upaya percepatan penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lamandau.

Dia menjelaskan, persoalan stunting masih menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara bersama-sama, karena berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. “Stunting atau gagal tumbuh masih menjadi persoalan serius sekaligus ancaman terhadap daya saing bangsa, termasuk di Kabupaten Lamandau,” kata Joni Elen.

Baca Juga:  Rizky Aditya Resmi Pimpin DAD Lamandau, Agustiar Sabran Titip Tiga Fokus Utama

Menurutnya, penurunan angka stunting menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Selain itu, persoalan kemiskinan juga menjadi perhatian karena tidak hanya berkaitan dengan tingkat pendapatan masyarakat, tetapi juga menyangkut kerentanan sosial dan pemenuhan hak dasar warga.

“Saya minta agar program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting dapat berjalan secara terpadu dan konvergen di semua tingkatan pemerintahan,” tegasnya.

Dia mengajak, seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan pihak terkait lainnya untuk memperkuat koordinasi serta kolaborasi lintas sektor, agar program yang dijalankan lebih efektif dan tepat sasaran. “Penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting harus dilakukan secara terkoordinasi, terpadu, dan bersama-sama. Dengan begitu, upaya menurunkan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Lamandau dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya. (lan/ko)