PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Harga Minyakita yang dilaporkan dijual melebihi HET di sejumlah tempat menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya.
Wali Kota Fairid Naparin menegaskan distribusi akan diawasi secara ketat agar harga tetap stabil. Hal ini bertujuan agar harga masih tetap berada HET dan tidak memberatkan masyarakat.
Fairid mengatakan, pemerintah daerah tidak ingin adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kebutuhan masyarakat dengan menjual minyak goreng subsidi di atas ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait harga Minyakita yang dijual melebihi HET. Tentu hal ini menjadi perhatian dan akan kami koordinasikan untuk dilakukan pengawasan lebih ketat,” ucap Fairid, Kamis (28/5).
Ia menegaskan, Pemko Palangka Raya melalui instansi terkait akan terus memantau distribusi minyak goreng di lapangan, termasuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga sesuai aturan.
“Kami ingin memastikan distribusi berjalan baik dan harga tetap stabil sehingga tidak memberatkan masyarakat.
Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” tegasnya.
Fairid juga mengimbau para pedagang dan distributor agar mematuhi aturan yang berlaku serta tidak mengambil keuntungan berlebihan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok.
Orang nomor satu di Kota Cantik ini menegaskan bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Pemko Palangka Raya pun mengajak masyarakat untuk turut melaporkan apabila menemukan penjualan Minyakita yang tidak sesuai dengan ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah. (ham/ans/ko)







