PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mendukung gerakan kemanusiaan kembali ditegaskan. Hal itu disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat membuka Musyawarah Kota (Muskot) VIII Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palangka Raya di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Minggu (5/7).
Kegiatan tersebut menjadi forum penting bagi PMI Kota Palangka Raya untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, memilih ketua baru, sekaligus menyusun program kerja yang akan dijalankan pada periode mendatang. Musyawarah juga diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan yang semakin solid dalam menjawab berbagai tantangan kemanusiaan.
Dalam sambutannya, Fairid menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi seluruh jajaran PMI yang selama ini aktif membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari pelayanan donor darah hingga penanganan bencana.
“PMI telah menunjukkan peran yang sangat penting dalam misi kemanusiaan.
Dedikasi para relawan dan pengurus patut diapresiasi karena selalu hadir membantu masyarakat saat dibutuhkan,” ujar Fairid.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program kemanusiaan yang dijalankan PMI. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah kota berkomitmen untuk terus mendukung program kemanusiaan PMI demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Fairid juga berharap Musyawarah Kota VIII PMI dapat melahirkan kepengurusan yang memiliki semangat baru, inovatif, responsif dan mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, PMI Kota Palangka Raya dapat terus meningkatkan kualitas pengabdian di bidang sosial dan kemanusiaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Palangka Raya, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, Ketua PMI Provinsi Kalimantan Tengah, serta jajaran pengurus PMI Kota Palangka Raya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan bersama dalam memperkuat eksistensi PMI sebagai mitra strategis pemerintah di bidang kemanusiaan. (afa/ala/ko)






