Fairid Dinilai Berkontribusi Nyata untuk Rakyat

oleh
oleh
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menerima pin dan SK Anggota Kehormatan KAHMI dalam rangkaian prosesi pengukuhan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Selasa (30/6).
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menerima pin dan SK Anggota Kehormatan KAHMI dalam rangkaian prosesi pengukuhan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Selasa (30/6).

Wali Kota Palangka Raya Dikukuhkan Jadi Anggota Kehormatan KAHMI

Palangka Raya, Kaltengonline.com – Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Selasa malam (30/6) berlangsung penuh khidmat. Prosesi penyematan pin kehormatan, penyerahan Surat Keputusan (SK) Anggota Kehormatan Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Palangka Raya, hingga penyerahan piagam penghargaan menjadi rangkaian utama malam itu.

Di balik prosesi tersebut, tersimpan catatan penting dalam sejarah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, resmi dikukuhkan sebagai Anggota Kehormatan KAHMI dan disebut sebagai tokoh kedua di Indonesia setelah Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menerima status kehormatan tersebut.

Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Prof. Dr. Ir. H Abdullah Puteh, M. Si menegaskan bahwa pengukuhan anggota kehormatan bukanlah sekadar seremoni organisasi.

Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki dedikasi nyata kepada masyarakat sekaligus sejalan dengan nilai-nilai perjuangan KAHMI.

“Ini lebih dari sekadar seremoni. Ini adalah bentuk penghargaan kepada tokoh bangsa yang memberikan dedikasi tertentu dan nyata bagi masyarakat serta sejalan dengan nilai-nilai perjuangan KAHMI,” ujarnya.

Puteh menjelaskan, cita-cita KAHMI tidak terlepas dari tujuan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yakni melahirkan insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam.Karena itu, penerima anggota kehormatan diharapkan mampu menjadi teladan dalam pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga menitipkan harapan agar Fairid mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam memimpin Kota Palangka Raya. “Kami meminta Wali Kota dapat menciptakan sesuatu yang berbeda. Modalnya sudah ada karena didukung oleh berbagai elemen masyarakat. Tinggal bagaimana semua potensi itu diwujudkan menjadi kemajuan daerah,” katanya.

Puteh mengungkapkan bahwa penetapan Fairid sebagai Anggota Kehormatan KAHMI dilakukan melalui proses yang panjang. Organisasi melakukan penelusuran rekam jejak, riset, hingga pembahasan dalam rapat yang berlangsung lebih dari satu kali sebelum keputusan diambil.

“Berdasarkan hasil penilaian dan riset organisasi, Fairid dinilai telah memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan bergerak sejalan dengan poros perjuangan KAHMI,” jelasnya.

Ia kemudian mengungkap fakta yang menjadi perhatian seluruh tamu undangan.“Orang pertama yang memperoleh gelar kehormatan ini adalah Presiden ke-6 Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Hingga hari ini, status anggota kehormatan itu baru kembali disematkan kepada seorang kepala daerah dari Kalimantan Tengah, yaitu Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin,” ungkap Puteh yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Kalteng, Ir Abdul Razak, menyampaikan apresiasi kepada Majelis Daerah KAHMI Kota Palangka Raya yang menginisiasi kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palangka Raya atas sinergi yang selama ini terjalin bersama keluarga besar KAHMI.

Baca Juga:  Prevalensi Stunting Palangka Raya Turun Jadi 19,10 Persen, Pemko Perkuat Kolaborasi

“Malam ini bukan sekadar seremoni penyerahan dokumen organisasi. Lebih dari itu, kita sedang menyaksikan momentum silaturahmi, sinergi, dan penguatan kolaborasi antara KAHMI dengan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Razak, pemberian status Anggota Kehormatan KAHMI merupakan bentuk penghormatan kepada seseorang yang dinilai berjasa dalam mendukung pengembangan organisasi dan tujuan KAHMI.

“Status anggota kehormatan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan manfaat bagi umat serta masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap pengukuhan tersebut semakin mempererat hubungan antara KAHMI dan Pemerintah Kota Palangka Raya sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah.

Di sisi lain, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin yang baru saja disematkan menjadi Anggota Kehormatan KAHMI mengaku tidak pernah menyangka akan menerima penghargaan tersebut. Bahkan, dirinya baru mengetahui penyebutan sebagai penerima kedua setelah SBY ketika disampaikan langsung oleh Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI.

“Terus terang saya juga tidak menyangka mendapat penghargaan seperti ini. Yang pertama tentu saya mengucapkan terima kasih,” ucap Fairid.

Fairid menerangkan, hubungannya dengan keluarga besar KAHMI bukanlah sesuatu yang asing. Saat memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Tengah, banyak pengurus berasal dari organisasi Cipayung sehingga komunikasi dan kolaborasi telah terjalin cukup lama. Dimana HMI sendiri merupakan pilar utama dalam kelompok Cipayung dan cikal bakal KNPI “Sebenarnya ruang lingkup KAHMI juga tidak terlalu jauh dengan saya. Saat menjadi Ketua KNPI Provinsi Kalimantan Tengah, jajaran pengurus hariannya juga banyak berasal dari organisasi Cipayung. Kebetulan orang tua dan keluarga saya juga banyak berasal dari lingkungan itu,” katanya.

Mengenai alasan dirinya dipilih sebagai Anggota Kehormatan KAHMI, Fairid memilih tidak memberikan penilaian. Menurutnya, seluruh proses telah dilakukan secara objektif oleh Majelis Nasional KAHMI.

“Kalau mengenai kriterianya saya tidak bisa menjelaskan secara rinci.Yang jelas, tadi disampaikan proses penilaiannya dilakukan sangat serius, bahkan rapat penentuannya sampai dua kali. Berarti mereka benar-benar mempelajari rekam jejak saya sebelum memutuskan. Mengenai dasar penilaiannya tentu lebih tepat dijelaskan oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI,” tuturnya. (*/ala/ko)