Bang Wahyu Datangi Bulog Pastikan Stok Beras Aman

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Demi memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, Ketua Ketua Komisi A DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Muhammad Isro Wahyuddin yang lebih dikenal Bang Wahyu, mendatangi Gudang Bulog Sub Drive Regional II Pangkalan Bun, Rabu (1/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi stok beras sekaligus memastikan pasokan pangan pemerintah tetap aman.

Di sela peninjauan, Bang Wahyu melihat langsung kondisi gudang penyimpanan beras serta berdialog dengan jajaran Bulog mengenai kesiapan menghadapi kebutuhan pangan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut Bang Wahyu, ketersediaan beras menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar yang harus dijaga. Karena itu, ia ingin memastikan masyarakat tidak dihantui kekhawatiran terhadap pasokan beras maupun kualitas pangan yang disalurkan.

“Hasil pengecekan kami, stok beras di Bulog masih aman dan kualitasnya juga terjaga. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kebutuhan pangan masih bisa dipenuhi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, cadangan beras yang tersedia di Bulog bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat, tetapi juga menjadi penyangga pasokan bagi Kabupaten Lamandau dan Sukamara.

Baca Juga:  Tabrakan di Kobar, Sienta Terbakar Hebat

Selain memastikan stok aman, Bang Wahyu juga mengajak Bulog terus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas pangan, termasuk memastikan distribusi bantuan beras pemerintah berjalan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya penyerapan hasil panen petani lokal. Menurutnya, jika gabah petani dapat diserap lebih maksimal, maka ketahanan pangan daerah akan semakin kuat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Bang Wahyu berharap persoalan harga pokok produksi yang selama ini menjadi kendala penyerapan hasil panen dapat segera mendapat solusi. Dengan demikian, Bulog memiliki ruang lebih besar untuk membeli hasil panen petani lokal.

Ia menegaskan sinergi antara Bulog, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar pasokan pangan tetap terjaga di tengah berbagai tantangan yang ada.

“Kami ingin masyarakat merasa tenang. Selama stok pangan aman dan distribusi berjalan baik, kebutuhan beras masyarakat akan tetap terpenuhi. Ini yang menjadi perhatian kami,” tutup Bang Wahyu.