MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) kembali menggelar operasi pasar penyeimbang untuk gas elpiji 3 kilogram di kantor kecamatan teweh tengah senin (22/6) .
Langkah ini diambil sebagai respons cepat pemerintah daerah dalam menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan stok energi bersubsidi bagi masyarakat yang belakangan sempat mengalami kelangkaan di tingkat pengecer.
Kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan di beberapa titik strategis ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat, yakni antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara, PT Pertamina, serta PT Cahaya Barito Migas sebagai mitra penyalur. Sinergi ini bertujuan untuk memotong rantai distribusi yang panjang agar masyarakat bisa mendapatkan gas elpiji langsung dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Benny Siswanto, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan operasi pasar penyeimbang tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kehadiran nyata pemerintah dalam melindungi daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ketersediaan kebutuhan pokok di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh Disdagrin bersama PT Pertamina dan PT Cahaya Barito Migas.
Operasi pasar penyeimbang ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada gas 3 kilogram untuk aktivitas sehari-hari,” ujar H. Benny Siswanto.
Lebih lanjut, H. Benny menegaskan bahwa distribusi yang tepat sasaran menjadi kunci utama dalam pelaksanaan operasi ini.
Ia berharap agar pihak penyalur, baik PT Pertamina maupun PT Cahaya Barito Migas, terus memperketat pengawasan agar tidak terjadi aksi borong oleh pihak-pihak yang tidak berhak, sehingga stok yang ada benarbenar terserap oleh masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, wakil rakyat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk terus memantau perkembangan stok di lapangan secara berkelanjutan.
Ia berharap operasi serupa dapat dilakukan secara rutin atau terjadwal jika terjadi gejolak harga, guna mencegah adanya spekulan yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kesulitan warga.
Sebagai penutup, H. Benny Siswanto berkomitmen bahwa DPRD Kabupaten Barito Utara akan terus mendukung kebijakankebijakan yang bersifat pro-rakyat.
“DPRD akan terus melakukan fungsi pengawasan agar distribusi energi bersubsidi ini tetap berjalan lancar dan transparan. Kami ingin memastikan bahwa hak-hak masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar tetap terlindungi,” tutupnya. (bn/nue/ko)







