Jalan Handel Selamat Kapuas Diperlebar 7 Meter, Buka Akses Baru Pengembangan Kota

oleh
oleh
Peningkatan Jalan Handel Selamat di Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, menjadi salah satu upaya Pemkab Kapuas memperkuat konektivitas dan membuka kawasan baru untuk pengembangan Kota Kuala Kapuas.
Peningkatan Jalan Handel Selamat di Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, menjadi salah satu upaya Pemkab Kapuas memperkuat konektivitas dan membuka kawasan baru untuk pengembangan Kota Kuala Kapuas.

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menggeber pembangunan infrastruktur sebagai fondasi pengembangan Kota Kuala Kapuas. Salah satu yang kini menjadi perhatian adalah peningkatan Jalan Handel Selamat di Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, yang diproyeksikan menjadi jalur alternatif sekaligus membuka kawasan baru untuk pertumbuhan ekonomi dan permukiman.

Di bawah kepemimpinan Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno dan Wakil Bupati Dodo, pembangunan jalan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat konektivitas antarkawasan. Jalan yang sebelumnya hanya berupa jalan setapak di kawasan hutan kini ditingkatkan dengan lebar mencapai tujuh meter sehingga mampu menunjang mobilitas masyarakat dan kendaraan.

Pengerjaan proyek itu menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2026. Jalan sepanjang 2,811 kilometer tersebut menghubungkan Jalan Tjilik Riwut dengan Jalan Jepang, sehingga diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di ruas jalan utama sekaligus menjadi akses baru bagi masyarakat.

Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno mengatakan, pembukaan jalan baru merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menata dan mengembangkan kawasan perkotaan secara bertahap.

Baca Juga:  Panen Raya Kapuas Jadi Etalase Pertanian, Wiyatno Bidik Dukungan Pemerintah Pusat

“Melalui pembangunan infrastruktur jalan ini, kita ingin menciptakan konektivitas yang lebih baik, mempercepat pemerataan pembangunan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (7/7).

Menurut Wiyatno, kehadiran jalan tersebut juga akan membuka akses menuju kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau. Dampaknya tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru.

Selain itu, jalan tersebut diharapkan membuka akses menuju lahan-lahan pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Dalam jangka panjang, keberadaan ruas jalan baru itu juga diproyeksikan mendukung perluasan kawasan permukiman Kota Kuala Kapuas seiring meningkatnya kebutuhan lahan pembangunan.

Wiyatno menegaskan, pembangunan infrastruktur akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mempercepat kemajuan pembangunan Kabupaten Kapuas secara menyeluruh. (art/ko)