DPRD Palangka Raya Dorong Kereng Bangkirai Tetap Jadi Magnet Wisata Saat Air Surut

oleh
oleh
Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi.
Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi.

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Musim kemarau mulai mengubah wajah kawasan wisata Kereng Bangkirai. Debit air yang menyusut membuat kondisi alam di salah satu destinasi unggulan Kota Palangka Raya tersebut tidak seperti biasanya. Namun, perubahan kondisi alam itu dinilai tidak seharusnya membuat geliat pariwisata ikut surut.

Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, mendorong pemerintah kota dan pengelola wisata tidak hanya menunggu kondisi air kembali normal. Menurutnya, situasi tersebut justru harus menjadi momentum untuk menghadirkan konsep dan aktivitas wisata yang lebih kreatif.

“Musim kemarau memang menyebabkan debit air surut, namun jangan sampai mengurangi minat wisatawan. Pengelola bersama pemerintah perlu menghadirkan inovasi agar Kereng Bangkirai tetap menjadi destinasi favorit masyarakat,” ujarnya, Senin (27/7).

Hasan menilai Kereng Bangkirai memiliki potensi yang lebih besar daripada sekadar mengandalkan kondisi air sebagai daya tarik utama. Karakter alam, suasana kawasan, hingga keberadaan masyarakat dan pelaku usaha di sekitarnya dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih beragam.

Karena itu, ia mendorong adanya penambahan maupun penguatan fasilitas pendukung di kawasan wisata. Kebersihan lingkungan, kenyamanan, serta keamanan pengunjung juga harus menjadi perhatian agar wisatawan tetap mendapatkan pengalaman yang baik meskipun kondisi alam sedang berbeda.

Selain pembenahan fasilitas, kegiatan yang mengangkat budaya lokal juga dinilai dapat menjadi alternatif untuk menjaga kunjungan wisatawan. Pertunjukan seni, agenda komunitas, kegiatan keluarga, hingga promosi wisata yang lebih aktif dapat dikemas selama musim kemarau.

Dengan begitu, wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati kondisi air, tetapi memiliki alasan lain untuk berkunjung.

“Para pelaku UMKM juga perlu mendapat pembinaan dan dukungan promosi agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, meskipun jumlah pengunjung berpotensi berkurang selama musim kemarau,” katanya.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, pengelola wisata, dan masyarakat, Kereng Bangkirai akan tetap menjadi destinasi wisata andalan yang mampu menggerakkan perekonomian lokal sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (zia/ans/ko)