KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat pembinaan seni musik gerejawi sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kerukunan umat beragama. Langkah itu diwujudkan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Training of Trainers (ToT) Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Kapuas yang dibuka Wakil Bupati Kapuas, Dodo, di Aula LPPD Kabupaten Kapuas, Jumat (31/7).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 31 Juli hingga 1 Agustus 2026, itu menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi pembinaan Pesparawi di Kabupaten Kapuas. Selain membahas program kerja organisasi, kegiatan tersebut juga difokuskan untuk meningkatkan kapasitas pelatih vokal, dirigen, dan pembina paduan suara gerejawi.
Dalam sambutannya, Dodo yang juga menjabat Ketua Umum LPPD Kabupaten Kapuas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kapuas, Forkopimda, LPPD Provinsi Kalimantan Tengah, hingga perangkat daerah.
Menurutnya, Rakerda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, menyamakan visi, dan menyusun langkah strategis dalam pembinaan Pesparawi.
“Rakerda ini bukan sekadar agenda tahunan organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, menyamakan visi, serta menyusun langkah strategis dalam pembinaan Pesparawi di Kabupaten Kapuas. Pemerintah Kabupaten Kapuas akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan seni musik gerejawi sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kerukunan umat beragama,” tegas Dodo.
Ia menambahkan, pelaksanaan ToT memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pelatih vokal dan dirigen, sekaligus menyosialisasikan lagu-lagu Pesparawi agar standar pembinaan musik gerejawi semakin merata di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
“Melalui Rakerda dan Training of Trainers ini, kami berharap pembinaan musik gerejawi di Kabupaten Kapuas semakin terarah, berkesinambungan, dan mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang tidak hanya mengharumkan nama daerah pada ajang Pesparawi, tetapi juga menjadi sarana memuliakan Tuhan melalui puji-pujian,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua I LPPD Kabupaten Kapuas Yan Hendri Ale menilai peningkatan kapasitas pelatih menjadi faktor penting dalam mencetak peserta Pesparawi yang berkualitas.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin menciptakan kesamaan standar pembinaan di seluruh Kabupaten Kapuas. Ilmu yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diimplementasikan kembali di wilayah masing-masing sehingga kualitas vokal, dirigen, dan pembinaan paduan suara gerejawi terus meningkat,” katanya.
Rakerda dan ToT tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, Sekretaris LPPD Provinsi Kalimantan Tengah Walter Punding, jajaran kepala perangkat daerah, pengurus LPPD, peserta pelatihan, serta tamu undangan lainnya. Melalui kegiatan ini, LPPD Kabupaten Kapuas berharap mampu memperkuat organisasi sekaligus mempersiapkan kontingen Pesparawi yang lebih kompetitif pada berbagai ajang mendatang. (art/ko)







