Bupati Seruyan Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Prajurit TNI, Pemkab Bantu Evakuasi Korban

oleh
oleh
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., saat menghadiri upacara pelepasan jenazah anggota TNI di Bandara Kuala Pembuang, Kamis (5/11/2026).

KUALA PEMBUANG, kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Seruyan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk dalam proses evakuasi korban insiden jatuhnya helikopter yang tengah menjalankan misi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Dukungan itu disampaikan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., saat menghadiri upacara pelepasan jenazah anggota TNI yang gugur dalam insiden tersebut di Bandara Kuala Pembuang, Kamis (5/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit TNI saat menjalankan tugas negara. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Seruyan, ia turut menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban serta berharap mereka diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah tersebut.

Sementara bagi korban yang selamat, Bupati mendoakan agar segera memperoleh penanganan medis terbaik sehingga dapat pulih seperti sediakala.

Ahmad menjelaskan, Pemkab Seruyan turut mengambil bagian dalam proses evakuasi dengan mengerahkan kapal dan sejumlah peralatan milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pemerintah daerah juga melibatkan camat, kepala desa, serta masyarakat setempat untuk membantu penanganan di lokasi kejadian.

“Apapun pelaksanaannya, pemerintah daerah tetap mendukung kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan fasilitas dan sarana pendukung dalam menghadapi bencana, terutama kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di wilayah Kalimantan Tengah saat musim kemarau.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemkab Seruyan telah mengusulkan pengembangan fungsi Bandara Kuala Pembuang kepada pemerintah pusat melalui forum resmi, termasuk kepada Kementerian Dalam Negeri. Salah satu gagasan yang disampaikan adalah menjadikan bandara tersebut sebagai pangkalan operasi atau home base bagi helikopter dan pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Ia menilai, kondisi jarak pandang di wilayah Kuala Pembuang yang relatif mendukung dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan bandara untuk menunjang operasi penanganan bencana.

Pemkab Seruyan berharap insiden tersebut menjadi perhatian bersama, sekaligus mendorong peningkatan kesiapsiagaan, fasilitas, dan koordinasi lintas pihak dalam mendukung tugas kemanusiaan serta penanggulangan karhutla di daerah.(bud)