PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya diminta untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan mencukupi di pasaran.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi menegaskan pentingnya langkah antisipatif dari pemerintah daerah melalui pemantauan langsung ke lapangan. Hal ini dinilai krusial guna mencegah potensi kelangkaan bahan pokok yang dapat memicu keresahan masyarakat.
“Kami berharap Pemkot Palangka Raya terus melakukan pemantauan guna memastikan ketersediaan bahan pokok hingga Lebaran tetap aman,” ujar Subandi, Selasa (17/3).
Ia menyebutkan, berdasarkan kondisi saat ini, ketersediaan bahan pokok di Kota Palangka Raya masih relatif aman dan belum ditemukan adanya kelangkaan di pasaran. Meski demikian, pengawasan tetap harus diperketat mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Subandi juga mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan oleh Pemkot Palangka Raya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok. Salah satu upaya tersebut yakni melalui penyelenggaraan pasar penyeimbang atau pasar murah yang dinilai efektif membantu masyarakat.
“Melalui pasar penyeimbang ini, masyarakat sangat terbantu untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perhatian tidak hanya difokuskan pada ketersediaan sembako, tetapi juga pada pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Selain bahan pokok, kami juga berharap ketersediaan BBM tetap terjaga. Ini penting agar mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran dapat berjalan lancar tanpa kendala,” tambah Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya ini.
Subandi menegaskan, komitmen pemerintah daerah sangat diperlukan untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik menjelang Hari Raya Idulfitri. “Pemko Palangka Raya harus berkomitmen untuk memastikan ketersediaan bahan pokok aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” bebernya.
Dengan pengawasan yang intensif serta dukungan berbagai program stabilisasi, diharapkan kondisi pasar di Kota Palangka Raya tetap terkendali hingga perayaan Idulfitri berlangsung. (ham/ans/ko)







