Jalan Nasional DAS Barito Rusak Parah

oleh
oleh
Sirajul Rahman
Sirajul Rahman

DPRD Kalteng Soroti Penanganan Serius Balai Jalan Nasional

PALANGKA RAYA, Kaltengonline,com – Kondisi jalan nasional di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Kalimantan Tengah, mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng, Sirajul Rahman. Dewan meminta, Balai Jalan Nasional dan pemerintah pusat segera melakukan perbaikan menyeluruh, mengingat kerusakan yang dinilai cukup parah dan membahayakan pengguna jalan.

Sirajul mengungkapkan, kerusakan jalan terjadi di sejumlah wilayah mulai dari Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara hingga Murung Raya. Selain kondisinya yang sempit, banyak ruas jalan mengalami kerusakan, terutama pada jalur dari Muara Teweh menuju Puruk Cahu.

“Mulai dari Barito Selatan, Barito Timur, kemudian Barito Utara sampai Murung Raya itu jalan negara. Relatif sempit dan rusak, banyak masalah, terutama dari Muara Teweh ke Murung Raya itu rusak jalannya,” ujarnya, Senin (6/4).

Sirajul menambahkan, titik kerusakan terparah berada di ruas Kilometer 52 menuju Puruk Cahu. Kondisi jalan di kawasan tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan rawan kecelakaan. Tak hanya jalan, Sirajul juga menyoroti kondisi jembatan yang mulai mengalami kerusakan, salah satunya di wilayah Bitan. Ia menyebut jembatan tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan dan bahkan tergenang air. “Jembatan di Bitan itu juga sudah mulai rusak, berair juga,” tambahnya.

Baca Juga:  Muhajirin Minta Efisiensi Anggaran Tak Korbankan PPPK di Kalteng

Selain itu, ia menyinggung, belum adanya kelanjutan pembangunan jalan nasional pada ruas dari Sungai Hanyu menuju Puruk Cahu. Sirajul berharap, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kelanjutan pembangunan tersebut.

“Harapannya kepada balai dan pemerintah pusat untuk memperhatikan jalan itu. Ini aset kita, kalau sudah dibangun tapi terbengkalai kan sayang,” ucapnya.

Sirajul berharap, meskipun saat ini terdapat kebijakan efisiensi anggaran, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas. Komisi IV meminta agar penganggaran dapat segera dilakukan, baik tahun ini maupun tahun depan. “Kita berharap mulai tahun ini dan tahun depan itu dipikirkan untuk menganggarkannya, agar pembangunan bisa ditindaklanjuti sampai selesai,” pungkasnya. (afa/ko)