MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara Hj Rujana Anggraini SE MM memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Barito Utara tahun 2026. Kegiatan yang melibatkan siswa jenjang SD hingga SMP tersebut merupakan langkah strategis memetakan potensi non-akademik generasi muda.
Menurutnya, FLS3N bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan platform penting untuk mengasah mentalitas juara dan kreativitas anak didik sejak dini.
Ia melihat antusiasme peserta tahun ini menunjukkan bahwa bakat-bakat lokal di bidang seni dan sastra terus berkembang pesat dan memerlukan pendampingan yang konsisten dari pemerintah daerah melalui instansi terkait.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia seperti ini. FLS3N adalah panggung nyata bagi anak-anak kita untuk mengeksplorasi kemampuan diri di luar ruang kelas,” kata Hj Rujana Anggraini kepada media, Senin (11/5).
Legislator ini menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan pondasi utama dalam mencetak generasi emas.
Melalui kompetisi seni, siswa diajarkan untuk menghargai keberagaman budaya serta memiliki jiwa sportivitas yang tinggi, yang nantinya akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Seni dan sastra adalah instrumen yang lembut namun kuat untuk membentuk karakter. Anak-anak tidak hanya mengejar piala, tetapi mereka belajar tentang ketekunan, kedisiplinan, dan bagaimana menghargai karya orang lain,” tambah politisi perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat tersebut.
Hj Rujana juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik, panitia, dan orang tua yang telah bekerja keras mempersiapkan para siswa. Dukungan keluarga dan sekolah dianggap sebagai faktor penentu keberhasilan siswa dalam menampilkan performa terbaiknya di atas panggung FLS3N tingkat kabupaten ini.
Selain itu, dirinya juga mendorong Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan untuk terus memperkuat infrastruktur dan fasilitas pendukung kesenian di sekolah-sekolah. Ia meyakini bahwa dengan ketersediaan sarana yang memadai, dapat mendukung dan mengembangkan bakat-bakat generasi muda. (bn/nue/ko)







