MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menggenjot pembangunan infrastruktur melalui Program Prioritas 11.12. Salah satu proyek unggulan yang bakal segera diwujudkan adalah pembangunan Jembatan Lahei yang diproyeksikan menjadi penghubung strategis antarwilayah.
Jembatan dengan panjang 337 meter ini direncanakan menghubungkan Lahei Seberang dengan Kelurahan Lahei II. Keberadaannya kelak menjadi jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Lahei dan Lahei Barat menuju ibu kota Kabupaten Barito Utara. Masyarakat pun bakal merasakan akses yang lebih cepat, aman, dan lancar.
Pembangunan jembatan ini dijadwalkan mulai berlangsung pada pertengahan tahun 2026. Sistem pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan skema multiyears. Langkah ini diambil demi memastikan pekerjaan optimal, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Tak hanya memperkuat konektivitas, kehadiran Jembatan Lahei juga diharapkan mengerek pertumbuhan ekonomi daerah. Mobilitas barang dan jasa menjadi lebih lancar, pelayanan publik ikut meningkat, serta aktivitas warga di kedua kecamatan kian produktif.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar berdampak nyata bagi rakyat.
“Jembatan Lahei bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga jembatan harapan. Kami ingin masyarakat Lahei dan sekitarnya merasakan langsung kemajuan yang berkeadilan. Ini wujud nyata bahwa pembangunan hadir untuk semua,” ujar Bupati Shalahuddin, (14/5).
Melalui semangat Gaspol 11.12, Pemkab Barito Utara terus bergerak menghadirkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Jembatan Lahei menjadi simbol percepatan menuju Barito Utara yang lebih maju dan sejahtera. (ren/nue/ko)







