PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu malam (23/5). Pada malam puncak penutupan tersebut, Kota Palangka Raya berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi Runner Up pada ajang budaya terbesar di Kalimantan Tengah itu.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bersama seluruh kontingen budaya dalam menjaga, melestarikan, sekaligus mempromosikan kekayaan seni dan budaya daerah di tingkat provinsi. Selama rangkaian FBIM 2026 berlangsung, kontingen Kota Palangka Raya tampil aktif dalam berbagai cabang lomba budaya, permainan tradisional, seni pertunjukan hingga karnaval budaya yang menjadi perhatian masyarakat.
Wali Kota Fairid Naparin menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih kontingen Kota Palangka Raya pada FBIM tahun ini. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, serta semangat seluruh peserta dan pelaku seni budaya yang telah memberikan penampilan terbaik selama festival berlangsung.
“Alhamdulillah, capaian runner up ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Palangka Raya. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh kontingen, seniman, budayawan, dan masyarakat yang terus menjaga serta melestarikan budaya daerah dengan penuh semangat,” ujar Fairid.
Pemerintah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan seni dan budaya lokal agar tetap lestari dan semakin dikenal luas, terutama di kalangan generasi muda. “Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kreativitas dan kualitas penampilan budaya daerah pada event-event berikutnya. Budaya lokal harus menjadi identitas yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” tambahnya.
Malam penutupan FBIM 2026 berlangsung semarak melalui gelaran Huma Betang Night yang dipadati ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah. Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Agustiar Sabran, jajaran Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, tokoh adat, seniman hingga pelaku UMKM.
Dalam pengumuman hasil penilaian umum Festival Budaya Isen Mulang 2026, Kabupaten Barito Utara berhasil keluar sebagai Juara I sekaligus Juara Umum, disusul Kota Palangka Raya sebagai Juara II dan Kabupaten Murung Raya di posisi Juara III. Selain itu, Kota Palangka Raya juga berhasil meraih Penyaji Terbaik IV pada kategori Karnaval Budaya kabupaten/kota.
Keberhasilan Kota Palangka Raya meraih runner up tidak lepas dari konsistensi penampilan para peserta yang menampilkan kekayaan budaya Dayak secara kreatif, atraktif, dan sarat makna filosofis. Mulai dari busana adat, tarian tradisional, musik daerah hingga permainan rakyat yang ditampilkan mampu memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan FBIM tahun ini.
Capaian tersebut menjadi momentum penting untuk terus memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong generasi muda agar semakin mencintai budaya lokal.
“Kolaborasi antara pemerintah, seniman, budayawan, dan masyarakat harus terus diperkuat. Kami optimistis Kota Palangka Raya bisa kembali tampil lebih baik dan semakin membanggakan pada Festival Budaya Isen Mulang di tahun mendatang,” tutupnya. (ham/ans/ko)







