PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Gagasan pembangunan jaringan kereta api yang menghubungkan wilayah-wilayah di Pulau Kalimantan kembali mendapat perhatian. DPRD Provinsi Kalteng menilai keberadaan transportasi berbasis rel tersebut berpotensi menjadi penggerak baru bagi konektivitas antar daerah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi di kawasan Kalimantan.
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, mengatakan pembangunan jalur kereta api merupakan kebutuhan jangka panjang yang perlu mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat. Menurutnya, proyek tersebut akan memiliki peluang lebih besar untuk direalisasikan apabila ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Rencana ini sebenarnya bukan hal baru. Namun jika kembali masuk dalam agenda pembangunan nasional dan mendapat status prioritas, tentu proses perencanaan hingga pelaksanaannya bisa lebih terarah dan memiliki dukungan yang kuat,” ujarnya, Senin (8/6).
Ansyari menuturkan, pembangunan infrastruktur perkeretaapian membutuhkan investasi yang besar serta perencanaan yang matang. Karena itu, keberlanjutan komitmen pemerintah menjadi faktor penting agar proyek tersebut tidak berhenti pada tahap wacana.
Ia menilai arah pembangunan nasional sering kali mengalami penyesuaian seiring pergantian kepemimpinan. Kondisi tersebut turut memengaruhi prioritas pembangunan infrastruktur, termasuk rencana pengembangan jaringan kereta api di Kalimantan yang telah beberapa kali mencuat dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, menurutnya, munculnya kembali pembahasan mengenai proyek tersebut patut disambut positif. Kehadiran moda transportasi rel diyakini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat sistem transportasi antardaerah di Pulau Kalimantan.
“Apabila nantinya jaringan kereta api dapat terhubung lintas provinsi, manfaatnya akan sangat luas. Bukan hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung distribusi barang dan mendorong aktivitas ekonomi di berbagai wilayah,” katanya.
Bagi Kalteng, lanjut Ansyari, pembangunan jalur kereta api berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi distribusi logistik. Selama ini, pergerakan barang masih banyak bergantung pada jalur darat dan transportasi sungai yang memiliki keterbatasan dari sisi waktu maupun biaya.
Menurut dia, keberadaan kereta api dapat menjadi alternatif angkutan yang lebih efektif untuk mendukung arus distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok masyarakat. Dengan sistem transportasi yang lebih terintegrasi, biaya logistik diharapkan dapat ditekan sehingga berdampak pada peningkatan daya saing daerah.
“Semakin baik konektivitas yang dimiliki suatu daerah, semakin besar pula peluang investasi dan pertumbuhan ekonominya. Karena itu, pembangunan kereta api perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi Kalimantan,” tegasnya.
DPRD Kalteng berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan jaringan perkeretaapian di Pulau Kalimantan. Selain memperkuat hubungan antarwilayah, proyek tersebut dinilai mampu mendorong pemerataan pembangunan serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di masa mendatang. (ovi/ans/ko)







