DPRD Kalteng Apresiasi Kinerja Bank Kalteng, Dukung Penguatan Modal dan Ekspansi ke Jakarta

oleh
oleh
Ketua Komisi I DPRD Kalteng Muhajirin, beserta Anggota Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering dan jajaran saat pada RDP Komisi I DPRD Provinsi Kalteng bersama Bank Kalteng di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kalteng, Kamis (18/6).
Ketua Komisi I DPRD Kalteng Muhajirin, beserta Anggota Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering dan jajaran saat pada RDP Komisi I DPRD Provinsi Kalteng bersama Bank Kalteng di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kalteng, Kamis (18/6).

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Kinerja Bank Kalteng mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Komisi I DPRD Kalimantan Tengah menilai bank milik daerah ini terus menunjukkan perkembangan positif, baik dari aspek kesehatan perbankan, pelayanan kepada nasabah, maupun strategi pengembangan usaha yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, mengatakan Bank Kalteng saat ini berada pada jalur yang tepat (on the track) dalam menjalankan fungsi dan perannya sebagai lembaga keuangan daerah. Menurutnya, capaian tersebut patut disyukuri karena Bank Kalteng merupakan aset penting yang dimiliki masyarakat Kalimantan Tengah.

“Sebagai bank uluh itah, tentu perkembangan Bank Kalteng menjadi perhatian DPRD. Dan sejauh ini kita sangat bersyukur Bank Kalteng sudah on the track. Baik dari aspek pelayanan, pengembangan dan perluasan jaringan, maupun kesehatan bank itu sendiri,” ujar Freddy, Selasa (23/6).

Ia menjelaskan, salah satu indikator positif yang menunjukkan kekuatan Bank Kalteng adalah keberhasilannya memenuhi ketentuan permodalan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini Bank Kalteng telah masuk kategori Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II dengan modal mencapai Rp3,7 triliun.

Menurut Freddy, pencapaian tersebut menjadi langkah strategis yang membuat Bank Kalteng terhindar dari potensi degradasi dan mampu menjaga daya saing di tengah dinamika industri perbankan nasional yang semakin kompetitif.

Selain itu, hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Kalteng juga dinilai menghasilkan sejumlah keputusan penting yang akan menjadi fondasi penguatan perusahaan ke depan. Salah satunya terkait pembagian laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp368,5 miliar.

Baca Juga:  DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Fokus Atasi Konflik Lahan dan Tata Kelola Pertambangan

“RUPS sebagai organ tertinggi perseroan telah memutuskan bahwa 50 persen laba bersih dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham, sedangkan 50 persen sisanya dimasukkan ke dalam cadangan untuk memperkuat permodalan bank,” jelasnya.

Komisi I DPRD Kalteng, lanjut Freddy, pada prinsipnya memahami dan mendukung keputusan tersebut. Menurutnya, kebijakan menahan sebagian laba untuk memperkuat struktur permodalan merupakan langkah yang tepat dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih dinamis.

“Terlebih jika mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional yang secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi kapasitas fiskal pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota yang merupakan pemegang saham Bank Kalteng,” katanya.

Tidak hanya itu, DPRD Kalteng juga menyambut baik langkah ekspansi yang dilakukan Bank Kalteng melalui pembukaan kantor cabang di Jakarta. Keberadaan cabang tersebut dinilai sebagai terobosan penting yang dapat memperluas jaringan bisnis sekaligus meningkatkan eksistensi Bank Kalteng di tingkat nasional.

Freddy menilai, pembukaan cabang di ibu kota bukan sekadar perluasan jaringan layanan, tetapi juga menjadi simbol meningkatnya kepercayaan diri Bank Kalteng untuk bersaing dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di luar daerah.

“Kami menyambut gembira pembukaan Cabang Bank Kalteng di Jakarta. Ini merupakan langkah strategis dan terobosan penting dalam pengembangan usaha serta bisnis Bank Kalteng ke depan,” pungkasnya. (zia/ans/ko)