PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang inovatif, profesional dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). Penegasan tersebut disampaikannya usai meresmikan UPTD Puskesmas Menteng, Pustu Pondok Cahaya Mas, Pustu Bukit Raya, dan Pustu Takaras, Selasa (23/6).
“Sekali lagi, fokus mengurus tugas dan tanggung jawab masing-masing. Bikin pelayanan yang terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik. Harus berinovasi juga, jangan monoton,” tegas Fairid.
Ia menegaskan survei kepuasan masyarakat harus dijalankan secara aktif sebagai bahan evaluasi pelayanan.
Ia menilai selama ini masih ada instansi yang hanya menempelkan media survei tanpa mendorong masyarakat untuk mengisinya.
“Di akhir pelayanan harus ada survei kepuasan masyarakat. Jangan hanya ditempel. Harus ditawarkan kepada masyarakat. Mau diisi atau tidak itu urusan masyarakat. Yang penting kita sudah menawarkan. Hasilnya menjadi bahan evaluasi kita,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fairid juga mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik di Kota Palangka Raya akan semakin kompleks seiring pertumbuhan dan perkembangan daerah.
Petugas kesehatan setiap hari harus berhadapan dengan masyarakat yang memiliki karakter dan kebutuhan yang beragam sehingga dibutuhkan kesabaran serta profesionalisme dalam bekerja.
“Kota ini terus berkembang dan semakin besar. Tentu akan muncul berbagai dampak, baik positif, negatif maupun sosial lainnya. Berhadapan dengan masyarakat yang memiliki berbagai macam karakter juga tidak mudah,” tuturnya.
Lebih lanjut, Fairid menjelaskan bahwa persoalan yang berkaitan dengan kebijakan, penganggaran, hingga kesejahteraan pegawai menjadi tanggung jawab kepala daerah bersama jajaran pemerintah kota. Sementara itu, aspek teknis pelayanan kesehatan menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan seluruh kepala UPTD.
Ia menekankan pentingnya membangun kerja sama tim yang solid agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.
“Untuk hal-hal teknis kesehatan, mohon dibantu oleh Kepala Dinas dan Kepala UPTD. Harus menjadi tim kerja yang benar-benar luar biasa. Jangan bekerja masingmasing, jangan bekerja secara individual. Lakukan teamwork yang benar-benar maksimal,” pungkasnya. (afa/ans/ko)







