Super Puma Disiapkan ke Kobar, Dukungan Udara untuk Padamkan Karhutla

oleh
oleh

PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com – Helikopter Super Puma AS332L registrasi C-FPUM disiapkan bergerak dari Palangka Raya menuju Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu, 19 September 2026. Pergeseran pesawat ini menjadi tambahan kekuatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kobar.

Kepala Pelaksana BPBD Kobar membenarkan helikopter tersebut masih berada di Palangka Raya sebelum diterbangkan menuju Pangkalan Bun. “Iya, masih di Palangka Raya,” ujar dia saat dikonfirmasi, Sabtu.

Berdasarkan laporan operasional PT Dominic Asasta Aviasi, Super Puma dengan registrasi C-FPUM tercatat dipersiapkan untuk melakukan reposition flight atau penerbangan pemindahan dari Palangka Raya (PKY) ke Pangkalan Bun (PKN).

Laporan tersebut mencatat persiapan penerbangan dilakukan pada Sabtu siang. Pesawat dengan nomor penerbangan FSC SI20369 itu dilaporkan melakukan engine on pada pukul 14.20 WIB.

Pergeseran Super Puma ke Pangkalan Bun dilakukan untuk mendukung operasi penanganan karhutla di Kobar. Dukungan udara dibutuhkan terutama untuk menjangkau kawasan yang sulit didatangi petugas melalui jalur darat.

Helikopter itu nantinya dapat digunakan dalam operasi pemadaman dari udara dengan menjatuhkan air ke lokasi yang menjadi sasaran. Penggunaannya akan disesuaikan dengan kondisi kebakaran dan kebutuhan operasi di lapangan.

Kehadiran pesawat tersebut dinantikan ketika petugas gabungan masih melakukan pemadaman di sejumlah titik karhutla. Medan yang berat dan luasnya kawasan terdampak menjadi salah satu tantangan dalam pengendalian kebakaran.

Penanganan karhutla melibatkan sejumlah unsur, antara lain BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar, Masyarakat Peduli Api serta unsur terkait lainnya. Tim di darat terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api.

Sementara itu, proses pergeseran Super Puma dari Palangka Raya ke Pangkalan Bun masih menjadi bagian dari tahapan persiapan operasi. Setelah tiba, pengoperasian pesawat akan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan pemadaman karhutla.

Tambahan dukungan dari udara diharapkan dapat memperkuat upaya tim di darat dalam mengendalikan karhutla Kobar. Terutama di kawasan yang sulit dijangkau, kehadiran Super Puma dapat menjadi bagian dari strategi pemadaman untuk menekan penyebaran api. (ko)