Subandi Dorong Pemuda Palangka Raya Berani Jadi Pemimpin Masa Depan

oleh
oleh
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi memberikan pemateri dalam Diklat Pratama dan Konsolidasi PK AMPI se-Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi memberikan pemateri dalam Diklat Pratama dan Konsolidasi PK AMPI se-Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Generasi muda harus berani mengambil peran dalam pembangunan daerah. Tidak hanya menjadi penonton, pemuda dituntut mampu menghadirkan gagasan, menjaga integritas, dan memiliki keberanian untuk memimpin.

Pesan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, saat menjadi pemateri dalam Diklat Pratama dan Konsolidasi PK AMPI se-Kota Palangka Raya, belum lama ini. Dalam kegiatan itu, dia membawakan materi tentang kepemimpinan pemuda dan politik.

Subandi menilai, organisasi menjadi salah satu ruang strategis bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, membangun karakter, sekaligus mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.

Menurutnya, potensi intelektual saja tidak cukup. Pemuda juga harus memiliki integritas, etika, moralitas, serta kepekaan terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Pemuda harus berani mengambil peran dan tampil sebagai pemimpin masa depan. Kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan atau kedudukan, tetapi bagaimana kita mampu memberikan pengaruh positif, menjadi teladan, serta membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Subandi juga mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari jabatan dalam organisasi. Seorang pemimpin harus mampu membangun kepercayaan, bertanggung jawab, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

Selain kepemimpinan, pemahaman politik juga perlu diperkuat di kalangan generasi muda. Politik, katanya, bukan sekadar perebutan jabatan maupun kepentingan kelompok, melainkan sarana memperjuangkan aspirasi dan mendorong perubahan.

“Politik harus dipahami sebagai ruang untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mewujudkan perubahan yang lebih baik. Karena itu, generasi muda harus memiliki pemahaman politik yang baik, menjunjung tinggi etika, serta tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan sesaat,” pungkasnya. (zia/ko)