Tak hanya itu, jumlah kunjungan harian di makam Kiai Gede pun terus meningkat tiap tahun. Jumlah pengunjung dalam setahun bisa mencapai puluhan ribu jemaah, terutama pada hari besar keagamaan. Hal tersebut dibuktikan dengan data yang ada pada buku tamu di kawasan makam.
“Setiap tahunnya kunjungan terus meningkat, puluhan ribu orang datang berziarah ke makam Kiai Gede, itu belum termasuk jumlah jemaah yang hadir saat pelaksanaan haul, yang dalam satu hari bisa dihadiri lima puluh ribu jemaah,” kata Jamri.
Hal ini tentunya tidak terlepas dari dukungan infrastruktur, yakni dengan dibukanya jalur Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama yang menjadi akses utama penghubung Kotawaringin Barat Sukamara-Lamandau, serta akses dari dan menuju salah satu kabupaten dari Provinsi Kalimantan Barat. “Hanya saja untuk tahun ini kunjungan peziarah sudah dibatasi, bahkan makam Kiai Gede sempat ditutup untuk pengunjung selama beberapa waktu, termasuk pelaksanaan haul akbar tahun ini ditiadakan demi mencegah terjadinya penularan Covid-19,” pungkasnya. (bersambung/ce/ala)







