Begini Kronologi Lengkap Pembunuhan Pasutri di Palangka Raya

oleh
oleh
Pelaku memperagakan saat mendobrak rumah korban dalam prarekonstruksi, Minggu pagi (9/10). (foto: kaltengpos

Dalam konteks pengendalian diri Gerry yang juga Dosen Psikologi ini juga memberikan bagaimana bisa mengatasi permasalahan tersebut agar tidak melakukan tindakan yang melawan hukum dan norma. Karena kembali lagi setiap orang memiliki opsi misalkan menjauh dari pelaku pembully, kedua berbicara baik-baik bagaimana pembully tidak mengulangi kata-katanya, dan menghindari kontak terhadap pelaku pembully tersebut. Atau terdapat pada diri kita sendiri untuk evaluasi diri.

“Sebenarnya kita punya kendali penuh gitu terhadap diri, tubuh, pikiran dan perasaan kita jadi kalau tips terhindar agar enggak dendam, yang pertama kamu kenalin dulu diri kamu sendiri. Apakah dekat dengannya kita merasa gimana gitu atau merasa jelek ya kita kurangin saja berinteraksi dengan orang tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Klotok Wisata Tanjung Puting Kelimpungan, Larangan Beli BBM Pakai Galon Picu Krisis Operasional

 “Atau kita perlu introspeksi diri, ternyata hampir kesemua orang sikap kita seperti itu, seperti tidak senang mendengar keberhasilan orang, pencapaian seseorang apabila mendengar itu kita tersinggung, jadi ada yang salah terhadap diri kita sendiri,” pungkasnya. (ena/sja/irj/ce/ala)