Djudae Anom Berharap Razak Jadi Pemimpin Kalteng

oleh
oleh

PALANGKA RAYA – Dukungan kepada Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kalteng Ir H Abdul Razak terus mengalir menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024. Kali ini datang dari Bupati Gunung Mas periode 2003-2008 Djudae Anom.

Menurut dia, tantangan pembangunan daerah ke depan akan semakin besar seiring dengan pemindahan ibu kota negara ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang saat ini sedang dilakukan pembangunan oleh pemerintah pusat.

“Efek daripada pembangunan IKN tentu akan berdampak kepada Provinsi Kalteng. Maka semua harus siap menyambutnya dengan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Bumi Tambun Bungai, baik sumber daya manusia (SDM), sumber daya alam (SDA) dan juga potensi lainnya,” ungkapnya kepada media, beberapa waktu lalu.

Bukan hanya sektor infrastruktur semata, tapi juga sumber daya manusia yang harus betul-betul disiapkan supaya mampu menjawab tuntutan ke depan serta bersaing dengan daerah lainnya.

Oleh karena itu, Kalteng sangat mendukung dan siap menyambut itu.

Mengakomodir tuntutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memang suatu keharusan, yang ditanggung pemerintah. Intinya Kalteng yang posisinya bertetangga dengan Kaltim harus turut siap dari semua aspek pembangunannya.

“Kalau tidak mengakomodir itu, ya mau bagaimana jadinya. Walaupun IKN bukan di tempat kita tetapi tetaplah kita siap dari semua lini. Menghadapi tantangan besar tersebut, tentunya diperlukan fi gur pemimpin yang mampu mengolah dan merencanakan segala sesuatu dengan sangat baik, khususnya mengenai program pembangunan di semua bidang,” yakinnya.

Menurut Djudae Anom, sosok Abdul Razak sangat diharapkan untuk ikut maju sebagai calon gubernur Kalteng dalam Pilkada 2024. Dengan segudang pengalaman yang dimiliki, fi gur ini dinilai sangat cocok untuk memimpin provinsi ini ke depan dan menjawab tantangan IKN.

Djudae Amon juga mengakui, sudah lama mengenal sosok H Abdul Razak. Dimana dirinya juga pernah menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Barat mendampingi Abdul Razak yang kala itu menjabat sebagai bupati Kobar periode 2000- 2005. (nue/ens/ko)