Gubernur Tegaskan Komitmen Keterbukaan

oleh
oleh
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, menyampaikan arahan saat pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat (17/4).
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, menyampaikan arahan saat pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat (17/4).

Media Diajak Kawal Pembangunan Kalteng

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Agustiar Sabran menegaskan komitmennya membangun daerah secara inklusif dan terbuka dalam pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang, Jumat (17/4). Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergi sekaligus mengevaluasi arah pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Agustiar menekankan pemerintah yang ia pimpin hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang politik, suku, maupun agama.

“Kami memimpin untuk seluruh warga Kalimantan Tengah. Tidak ada sekat-sekat. Baik yang mendukung maupun yang berbeda pandangan, semuanya adalah bagian dari tanggung jawab kami. Pembangunan harus adil dan memberi ruang bagi masyarakat lokal menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Ia menyebut komunikasi terbuka dengan media menjadi salah satu fondasi penting dalam memastikan kebijakan berjalan transparan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam mengawal sekaligus menyampaikan informasi pembangunan secara berimbang kepada publik.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan. Ia memastikan perhatian serius juga diberikan pada pemberantasan narkoba demi menyelamatkan generasi muda Kalteng.

“Kami ingin investasi terbesar daerah ini ada pada sumber daya manusianya. Pendidikan harus diperkuat, dan ancaman Narkoba harus dilawan bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana menambahkan, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menerima masukan secara langsung dari kalangan pers. Menurutnya, gubernur memandang wartawan sebagai pihak yang setiap hari bersentuhan dengan realitas di masyarakat, sehingga pandangan dan catatan mereka menjadi bahan evaluasi penting.

Ia menegaskan, meski pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran, pelaksanaan program prioritas tetap berjalan. Kebijakan diarahkan agar lebih selektif dan terfokus pada sektor yang berdampak nyata, terutama pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta program sosial yang menyentuh kesejahteraan warga.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng berharap terbangun komunikasi yang semakin solid antara pemerintah dan media, sehingga informasi pembangunan dapat tersampaikan secara akurat, transparan, dan konstruktif kepada masyarakat. (ovi/ans/ko)