PALANGKA RAYA, kaltengonline.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah, Syahfiri, menilai pembangunan daerah ke depan harus mampu menjawab berbagai tantangan strategis, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan ekonomi, hingga antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Syahfiri, tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks seiring perubahan kondisi fiskal, perkembangan teknologi, serta dampak perubahan iklim yang memerlukan langkah antisipatif.
Karena itu, Bapperida terus mendorong pemanfaatan riset dan inovasi sebagai landasan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah agar setiap program lebih terukur, berbasis data, dan tepat sasaran.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menyiapkan SDM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika global. Menurutnya, kualitas SDM akan menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing Kalimantan Tengah pada masa mendatang.
Dalam momentum Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran juga menyoroti sejumlah isu strategis, seperti optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), efektivitas pembangunan, serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla menjelang musim kemarau.
Peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah turut dirangkaikan dengan penyerahan berbagai penghargaan dan bantuan kepada masyarakat, peluncuran Kantor Perwakilan Bank Kalteng di Jakarta, serta sejumlah kegiatan kebersamaan yang melibatkan masyarakat dan tamu undangan.(bud)







