Pemkab Lamandau Alokasikan Rp2,7 Miliar untuk Program Seragam Sekolah Gratis

oleh
oleh
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat menyalurkan program seragam sekolah gratis kepada perwakilan pelajar di Nanga Bulik, baru-baru ini.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, saat menyalurkan program seragam sekolah gratis kepada perwakilan pelajar di Nanga Bulik, baru-baru ini.

NANGA BULIK, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan daerah. Salah satu langkah nyatanya, dengan kembali menggulirkan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru, guna meringankan beban para orang tua menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyampaikan pihak eksekutif telah mengalokasikan anggaran khusus yang cukup besar dari APBD, untuk menyukseskan program prioritas tersebut.

“Kami sudah mengalokasikan anggaran dari APBD kabupaten sebesar Rp2,7 miliar untuk program seragam gratis, bagi siswa baru tingkat SD dan SMP sederajat pada tahun 2026 ini,” kata Rizky Aditya Putra.

Rizky menjelaskan, selain meringankan beban finansial wali murid, program ini merupakan bagian dari investasi jangka Panjang, dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Bahaum Bakuba, di luar program beasiswa rutin tahunan.

“Pemkab Lamandau berkomitmen penuh mendukung peningkatan mutu SDM melalui berbagai stimulus pendidikan, mulai dari program beasiswa hingga seragam sekolah gratis yang didistribusikan merata di tiap kecamatan,” jelasnya.

Lebih lanjut bupati menambahkan, pelaksanaan program pada tahun ini, memasuki tahun kedua masa kepemimpinan Rizky-Hamid. Sebagai kilas balik, pada tahun sebelumnya pemerintah daerah sukses menyalurkan 2.104 pasang seragam gratis, untuk siswa SD, serta 1.565 pasang seragam untuk siswa tingkat SMP sederajat.

Melalui keberlanjutan program ini, Rizky berharap, tidak ada lagi anak di Lamandau yang putus sekolah karena kendala biaya perlengkapan. “Pendidikan merupakan jalan tercepat untuk keluar dari kemiskinan. Sebab, ilmu membuka kesempatan, dan kesempatan akan mengubah masa depan,” pungkasnya. (lan/ko)