Berangkat dari Pedalaman Kalteng, Nur Asfia Dorong Generasi Muda Berani Bermimpi

oleh
oleh
Perempuan yang berasal dari pedalaman Kalimantan Tengah, Nur Asfia

Selain itu, ia juga menyelesaikan studi sarjananya melalui jalur publikasi artikel ilmiah, sehingga Fia dapat menyelesaikan masa studinya tanpa harus mengikuti KKN dan menulis Skripsi.

Bagi Fia, pendidikan tidak hanya menjadi sarana memperoleh gelar, tetapi juga proses membangun cara berpikir, memperluas jejaring, dan mengembangkan kemampuan belajar sepanjang hayat.

Menjelang kelulusannya, kesempatan karier datang melalui jejaring profesional yang dibangunnya di platform LinkedIn. Tanpa melalui proses pengiriman CV secara konvensional, ia mendapatkan kesempatan bergabung dengan Markathing Indonesia sebagai Junior Consultant.

Saat ini, Fia terlibat dalam berbagai proyek komunikasi yang mencakup sektor swasta, BUMN, hingga instansi pemerintah dengan fokus pada bidang riset komunikasi, strategi komunikasi, dan pengembangan kajian berbasis data.

Baca Juga:  Optimalisasi Call Center 110, Polres Kotawaringin Barat Gelar FGD

Sebagai sarjana pertama di keluarganya, Fia berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk berani melanjutkan pendidikan setinggi mungkin. Ia percaya bahwa pendidikan dapat membuka peluang baru, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi keluarga dan generasi berikutnya.

Menurutnya, anak muda, termasuk perempuan, memiliki banyak pilihan untuk mengembangkan diri melalui pendidikan, organisasi, penelitian, maupun karier profesional.

Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak takut bermimpi dan berani mengambil kesempatan yang dapat membawa mereka menuju masa depan yang lebih baik. (*)