MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi Meluncurkan Program Bantuan Sosial dan Honorarium Kelembagaan bagi Damang Adat, Mantir, dan RT/ RW se-Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Gudang Bulog, Muara Teweh, Senin (22/6) tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat jaring pengaman sosial dan mengapresiasi peran para pemangku adat serta aparatur pemerintahan di tingkat bawah.
Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat lembaga- lembaga yang menjadi ujung tombak pelayanan dan pembinaan di tengah masyarakat. Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata perhatian dan penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan oleh para penerima manfaat .
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran lembaga-lembaga yang menjadi ujung tombak pelayanan dan pembinaan di tengah masyarakat,” ujar Bupati Shalahuddin dalam sambutannya. Ia juga menyatakan bahwa pemberian bantuan sosial dan honorarium ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan daerah yaitu Gaspol 11.12 .
Pelaksanaan program bantuan sosial permakanan dilakukan melalui pemberian bantuan berupa sembako yang disalurkan secara berkala setiap tiga bulan sekali. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok seharihari.
Pemerintah juga menargetkan program ini dapat menunjang bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Sementara itu, pemberian honorarium kepada Damang Adat, Mantir Adat, serta RT/RW merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan peran penting yang selama ini dijalankan.
Bupati menyebutkan bahwa mereka berperan dalam menjaga ketertiban, memperkuat persatuan, melestarikan nilai-nilai adat dan budaya, serta membantu penyelenggaraan pemerintahan hingga ke tingkat paling bawah .
“Damang adat dan mantir adat memiliki peran strategis dalam menjaga kearifan lokal dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan secara adat.
Demikian pula RT dan RW yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat,” tambah Bupati Shalahuddin.
Bupati Shalahuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat semangat gotong royong, dan mendukung berbagai program pembangunan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah semata, tetapi juga oleh sinergi seluruh elemen masyarakat .
“Kami menyadari bahwa kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, namun juga dari sejauh mana pemerintah hadir memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan,” pungkas Bupati Shalahuddin.
Kepala Dinas Sosial Barito Utara Sri Hartati SPi dalam laporannya menyampaikan rincian jumlah penerima manfaat dalam program ini. Menurutnya, sebanyak 1.256 bantuan sosial diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara untuk bantuan honorarium kelembagaan, terdapat 524 penerima yang terdiri dari 9 orang Damang, 9 orang Sekretaris Damang, 18 orang Mantir Kecamatan, 179 orang RT/RW, dan 309 orang Mantir Desa. (ren/nue/ko)







