BANTUL, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, menggelar kunjungan kerja kaji tiru ke Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (6/8). Rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Bantul, H Aris Suharyanta di ruang kerjanya.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan A Md ini dengan mendatangi Dinas Lingkungan Hidup Bantul dengan topik utama revitalisasi pengelolaan sampah pasca penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan.
Felix menyatakan bahwa tujuan utama rombongan datang ke Bantul bukan sekadar seremonial, melainkan untuk menggali secara mendalam kebijakan dan terobosan yang telah berhasil diimplementasikan. Menurutnya, pengelolaan sampah merupakan tantangan klasik yang membutuhkan solusi inovatif, dan Bantul dinilai memiliki pengalaman berharga yang patut ditiru.
“Kami ingin memperoleh wawasan, pengetahuan, dan pengalaman secara langsung terkait pelaksanaan tugas pemerintahan, khususnya dalam menghadapi darurat sampah pasca penutupan TPA. Bantul telah membuktikan diri mampu beradaptasi dengan kebijakan baru, dan itu yang ingin kami pelajari,” ujar Wabup Felix.
Salah satu fokus utama kaji tiru ini adalah mempelajari strategi dan langkah-langkah implementasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul.
Rombongan tidak hanya ingin mengetahui hasil akhir, tetapi juga proses kebijakan, inovasi di lapangan, hingga skema pengurangan sampah dari hulu ke hilir yang terbukti efektif.
Wabup Felix menegaskan bahwa pihaknya menjadikan keberhasilan Pemkab Bantul sebagai laboratorium pembelajaran. Ia menyoroti pentingnya sinergi seluruh perangkat daerah serta budaya kerja yang mengedepankan inovasi dan perbaikan berkelanjutan sebagai kunci utama dalam mengatasi persoalan lingkungan hidup.
“Kami melihat di Bantul ada kerja sama yang solid antarinstansi dan masyarakat. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami bahwa sebuah kebijakan tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh elemen dan inovasi yang terus-menerus digali,” tambahnya.
Di samping aspek teknis pengelolaan sampah, kunjungan ini juga bertujuan untuk menjalin hubungan yang erat serta memperkuat silaturahmi dan kerja sama antar kedua pemerintah daerah. Felix berharap jalinan ini tidak berhenti pada kunjungan seremonial, tetapi berlanjut ke pengembangan kerja sama di berbagai bidang yang saling menguntungkan.
“Kami ingin memperkuat tali silaturahmi sekaligus membuka peluang kerja sama jangka panjang. Dengan saling bertukar pengalaman, kami yakin percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan dapat terwujud,” pungkas Felix.
Kegiatan kaji tiru ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara jajaran Dinas Lingkungan Hidup Bantul dan rombongan Barito Utara, serta peninjauan langsung ke lokasi pengelolaan sampah terpadu. Pemkab Barito Utara berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil kaji tiru ini dengan menyusun rancangan kebijakan adaptif yang sesuai dengan kondisi geografis dan sosial masyarakat setempat. (ren/nue/ko)







